Syamsul Bahri
Institut Pesantren KH Abdul Chalim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE ROLE OF WOMEN IN IMPLEMENTING ISLAMIC SHARIA IN THE CITY OF BANDA ACEH Syamsul Bahri
Fenomena Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v21i1.76

Abstract

Wanita diperlakukan sama dengan pria dalam Islam, dan wanita dihormati sebagai anak, pasangan, dan ibu. Perempuan sebagai subjek pelaksana syariat Islam, hendaknya selalu menjalankan syariat Islam dengan penuh kesadaran dan keyakinan. Penelitian ini membahas bagaimana peran perempuan dalam menerapkan syariat Islam di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Kota Banda Aceh terlibat aktif dalam pelaksanaan syariat Islam, terdapat perbedaan terkait peran perempuan pada implementasi syariat Islam yang melalui berbagai peran, sebagai anak, perempuan terikat dengan hak dan kewajiban anak kepada orang tua; sebagai istri, perempuan terikat dengan hak dan kewajiban isteri kepada suami; sebagai ibu, perempuan terikat dengan hak dan kewajiban sebagai ibu yang menerapakan pendidikan akidah, ibadah, dan akhlak dalam keluarganya; sebagai warga masyarakat, perempuan terikat dengan hak dan kewajibannya dengan lingkungan. Secara keseluruhan tidak terdapat kendala terhadap peran perempuan terhadap pelaksanaan syariat Islam di Kota Banda Aceh. Women are held in the same regard as males in Islam, and women are revered as children, spouses, and mothers. As subjects of Islamic law implementation, women always do so with complete understanding and belief. This study discusses the role of women in implementing Islamic law in Banda Aceh City. This study uses a qualitative method. Data analysis used a descriptive approach. The results showed that Banda Aceh City women were actively involved in the implementation of Islamic law; there were differences related to the role of women in the performance of Islamic law through various functions, as children, women monitor the rights and obligations of children to their parents; as a wife, a woman against the rights and obligations of her husband's wife; as mothers, women act with rights and responsibilities as mothers who apply creed, worship, and moral education in their families; as citizens, women with their rights and obligations with the environment. Overall, there are no obstacles to the role of women in the implementation of Islamic law in Banda Aceh City.