Nur Lailatul Fitri
Institut Agama Islam Al-Hikmah Tuban

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Muhammad Natsir dan Integrasi Islam Nur Lailatul Fitri
Al-Thiqah : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 5 No 1 (2022): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56594/althiqah.v5i1.68

Abstract

Pendidikan Islam mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Secara ideal pendidikan islam berfungsi untuk menyiapkan kualitas SDM yang tinggi yakni tentang penguasaan baik ilmu pengetahuan maupun pengamalan ajaran agama. Oleh karena itu, pendidikan Islam harus bersifat integral, harmonis dan universal agar manusia mampu menjalankan tugasnya sebagai khalifah dan hamba Allah. Konsep pendidikan seperti inilah yang diusung oleh Muhammad Natsir pada era akhir kolonial Belanda. Salah satu perspektif yang dilakukan Natsir dalam mengintegrasikan pendidikan adalah dengan membangun lembaga pendidikan Islam (Pendis) yang integratif, yaitu menggabungkan antara pendidikan agama dan pendidikan umum sehingga tidak terjadi jurang pemisah antara keduanya. Sebab pada saat itu, pendidikan agama banyak dipengaruhi oleh Islam tradisionalis, sementara pendidikan pemerintah kolonial dan muslim modernist menekankan pada pengetahuan dan ketrampilan duniawi saja. Tujuan pendidikan Islam yang ingin dicapai oleh Mohammad Natsir adalah membentuk manusia yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, maju dan mandiri sehingga memiliki ketahanan rohaniah yang tinggi serta mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan masyarakat. Selain itu bahwa tujuan manusia adalah untuk mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, tidak akan diperoleh dengan sempurna kecuali dengan keduanya. Pendidikan Islam tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia.
Pendampingan Belajar Siswa Speech Delay di RA Hidayatus Shibyan Senori Tuban Eka Nurul Fitrianingsih; Nur Lailatul Fitri; Nurul Novitasari
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v4i1.3809

Abstract

This study aims to find out the form of learning assistance for speech delay students at RA Hidayatus Shibyan and find out the obstacles experienced by teachers when teaching speech delay students. Language development is very important for every child because language aims to facilitate communication and express the feelings of early childhood. The research method used was descriptive qualitative, with the research subject being a student who experienced speech delay, 1 class teacher, and 1 accompanying teacher. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this study are 1) learning assistance for children who experience speech delay is carried out using a floor time approach and through learning methods, 2) while the obstacles experienced by teachers are that students often make mistakes or forget the pronunciation they have learned before, and lack of support and stimulation provided by parents at home