Diet vegetarian dan hamburger adalah trending yang sedang naik di era pandemi ini. Hamburger sendiri adalah makanan berasal dari kota Hamburg, Jerman , merupakan tumpukan roti bundar dengan isian daging, sayur, dan saus. Hamburger merupakan salah satu makanan favorit orang Indonesia karena kepraktisan dan bisa mengenyangkan. Diet vegetarian merupakan diet yang sedang trend berguna untuk menjaga kesehatan setiap orang. Namun, mengonsumsi daging sapi berlebihan cenderung menyebabkan terkena beberapa penyakit tertentu serta terlalu banyak lemak jenuh. Penelitian ini dilakukan bertujuan agar masyarakat yang sedang melakukan diet vegetarian, tetapi bisa menikmati hamburger sebagai makanan biasa dan juga untuk kesehatan. Hamburger dengan subtitusi patty jamur ini juga diharapkan bisa dinikmati oleh para vegetarian yang tidak bisa mengonsumsi produk hewani. Peneliti melakukan uji organoleptik melalui tes kesukaan terhadap 30 panelis tidak terlatih dengan membandingkan patty daging sapi dengan subtitusi patty jamur dalam aspek rasa, aroma, rupa, tekstur, dan warna. Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa hamburger dengan subtitusi patty jamur dapat diterima masyarakat dan mendapat nilai 4,2 dalam rasa, 4,0 dalam nilai aroma, rupa dengan nilai 4,1, tekstur dengan nilai 4,2 dan yang terakhir warna dengan nilai 3,9. Dari hasil penilaian dan rata – rata yang sudah didapatkan lewat panelis dapat disimpulkan bahwa hamburger dengan subtitusi patty jamur dapat diterima oleh masyarakat.