PenggunanarkobadalamjangkauanIndoneisaterutama pada kalanganmudasudahmenjaditradisibahwaselalumeningkathalinidikarenakanadanyafaktorbudaya global. Penyalahgunaaannarkotikakhususnya di Yogyakarta pada kalanganremajabisadikatakanmeningkathaliniberkaitandenganpeningkatandari 24 hingga 28 persenpertahunmengalamipeningkatan pada usiaremaja. disebutkan juga bahwabidangtersebutmenghimpunangkapenyalahgunaannarkoba di tahun 2017 mencapaiangkasebanyak 3.376.115 orang dengan rata-rata penggunaberadadalamusia 10-59 tahun. Dalam data tersebutdiketahui juga bahwaumumnyanarkotika yang menjangkit pada masyarakat pada umumnyaterkena pada rentangusia 15-35 tahunsehinggabisadisimpulkanpenggunakebanyakanberasaldarigenerasimilenial. Sehinggapolisilebihmenekankanpengawasan pada usiaremajasehinggakasusbisaditanganisedinimungkin. Berdasarkan data diatasbisadikatakanbahwaPropinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bisadikatakansebagaipropinsi yang memilikijumlahpenggunanarkobasertaperedarannarkotika dan penyalahgunaanzatadiktif yang menurut data terbanyakpengguna pada kalangan pemuda daripelajar dan mahasiswahalini juga didukung data statistik yang diambildarilaporanPolda Daerah Istimewa Yogyakarta yang dihimpundari 5 tahun yang laluterhitungdaribulanJuli 2004 jumlahtersangkamencapai 1076 kasus yang merupakankasusnarkotika dan zatadiktif, terdapat 502 kasus yang merupakankasusnarkobadarikalanganpelajar dan mahasiswa. Tentuinimengindikasikanmengenaiurgensipenggunanarkotika yang sebagianbesarmerupakandarikalanganpelajar dan mahasiswa. Tujuanperancanganiniadalahuntukmenghasilkandesainarsitekturorganiksebagaimetodeterapidalamrumahsakitketergantunganobat. Sehinggaefektifitaspenyembuhanakanmeningkat dan dapatmelayanipasiendenganlebihefisien