Kristian Agni Prakosa
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PABRIK GARMENT DAN SHOWROOM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR JAWA TENGAH Kristian Agni Prakosa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Jawa Tengah merupakansalahsatupengerakrodaperekonomian yang besar. indusrti yang cukupbanyakadalahindustriTekstil. Industri garment adalahindustri yang memproduksibahankainberupapakaian. Sektorindustriinisangatmenguntungkanbagiperekonomiannegaraselainitujugamemberikanlapanganpekerjaanbagimasyarakat. Industri garment sendirimasukkedalamkategoriindustritekstilhilir yang mengolahkainmenjadipakaianjadi.  Proses produksiindustriinidimulaidari sampling (perancanganpola), cutting (pemotonganpoladarikain), sewing (penjahitan), finishing (penyetrikaandanpemasanganaksesori), packing, danpengiriman. BerdasarkanPeraturanMenteriTenagaKerja Dan TransmigrasiRepublik Indonesia No. 4 Tahun 2014, perkejadiwajibkanuntukbekerjaselama  7-8 jam padaharikerja. Salah satujenisbebankerja yang diterimaadalah External Load ataubebankerja yang diterimaolehfaktoreksternalcontohnya, task, lingkungansekitar, danorganisasi (Adiputra, et al., 1998; Manuaba, 2000). MenurutRoszak (1992), kebosananjugadapatterjadikarenakurangnyainteraksidenganalamdalamwaktu yang panjang. Kurangnyainteraksidenganalammenyebabkanefekpisikologisnegatifyaitu Psychological Alienation (keterasinganpsikologis) yang berdampakkepadakurangnya rasa empatiterhadapalamdanmengurangikenyamanan.