Rike Sri Rahayu
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PASAR BAWAH BUKITTINGGI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEOVERNAKULAR MINANGKABAU Rike Sri Rahayu
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BukittinggiadalahkotadenganpotensiunggulandalamperdagangandanJasa. Berdasarkan data yang dikutipdari BPS Kota Bukittinggi, padatahun 2021 hampirsetengahpendapatankotaBukittinggi, yaitusebanyak 34% pendapatankotaberasaldari sector perdagangandanjasa. Terdapattigatitiksebagaipusatperdagangandanjasa di Bukittinggiyaitu, PasarAtas, PasarBawahdanPasarAurKuning. KetigatitikperdagangantersebutmerupakanPasarutama di Bukittinggi. PasarAtasadalahpasar yang dikhususkanuntukmenjualproduk-produk fashion, danuntukwisatakuliner. Begitupula pasarAurkuning yang lebihfokuspadaproduk fashion danbersifatgrosiran,. Sementarauntukpasarbawahadalahpasartradisional yang denganbarangdaganganlebihberagammulaidarikebutuhansehari-harisepertisayuran, berasdankebutuhanpokoklainnya, sertapadapasarbawah juga diperjualbelikanprodukfashion sertawisatakuliner.PasarBawahsebagaisalahsatupusatperdagangan di Bukitttinggi yang merupakanpasartradisional yang memilikiandilbesardalampegerakanperekonomiandaerah. PasarBawahmemilikikondisifisikkurangterawat. AtasdasaralasantersebutperludilakukanpenataandanpengembanganPasarBawahBukittinggi yang sehat, nyaman, danamanbagipenggunanyadanmemenuhiaspekekonomi, kebersihan, keamanan, artistiksertaberstandarNasional Indonesia (SNI) sesuaidenganPeraturanKepalaBadanStandardisasiNasionalNomor 7 Tahun 2015 TentangSkemaSertifikasiPasar Rakyat danPersyaratanKemudahanBangunandanGedung. Perencanaandanperancangankembalipasarperlumemperhatikankondisieksistingpasarbaikberupapotensimaupunpermasalahan yang ada. DalamhaliniPasarBawahberpotensimenjadipasarwisataakibatkondisisosio culture yang masihterjaga. Denganalasantersebutperancanganpasarmenggunakanpendekatanarsitektur neo vernacular Minangkabau.