Vanny Yolanda Utomo
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN DAN PERENCANAAN PASAR TRADISONAL DENGAN PENATAAN MODERN MENGGUNAKAN KONSEP ARSITEKTUR TROPIS DI KECAMATAN SEMARANG BARAT Vanny Yolanda Utomo
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

          Pasar Tradisional merupakan suatu tempat pertemuan antara para penjual dan pembeli yang melakukan transaksi pertukaran baik barang maupun jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari, dimana transaksi ini masih dilakukan dengan menerapkan nilai-nilai kedaerahan seperti adanya proses tawar menawar. Keberadaan pasar tradisional juga menjadi suatu indikator penanda terjadinya kegiatan ekonomi dalam suatu daerah, Selain menjadi tempat penyedia kebutuhan sehari-hari, pasar tradisional juga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pergerakan dan perkembangan kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Pasar ini dapat menjadi media jual serta promosi bagi hasil pertanian dan perkebunan warga sekitar serta membantu kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendapatkan bahan baku produksi dalam jumlah besar dengan kualitas baik serta  harganya yang terjangkau. Selain itu, untuk mempermudah kegiatan distribusi dan operasional pasar tentunya membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan dan tentunya akan menekan angka pengangguran masyarakat daerah sekitar pasar. Oleh karena itu keberadaan pasar tradisional masih sangat dibutuhkan untuk menjamin kesejahteraan ekonomi dan kehidupan masyarakat daerah.Namunterdapatpermasalahan yang seringkalidialami oleh pasar tradisional, yaknimemilikicitra yang kurangbaikterutamadalamkebersihan dan kehigienisantempat, media sertabarang yang ditawarkan. Pada saatinibanyakmasyarakat yang beralihberbelanjake pasar swalayan yang memilikifasilitas dan keadaan pasar yang lebihbersih dan teratur. Hal inidibuktikandenganmenurunnyapertumbuhankeberadaan pasar tradisional yang hanyamenyentuhangka 10% dibandingkan pasar modern yang ungguldenganangka 34,2 % (berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, 2021). Oleh karenaitu, untukdapatterusbertahan dan bersaingdibutuhkansuatupembaruandesain yang harusditerapkan pada pasar tradisionalyaknidenganmenerapkanpenataan modern baikdarisegibangunan, fasilitassertapenataanbarang yang lebihbersih dan teratur. Selainitu juga menerapkanfasilitaspenunjangbagipenyandangdisabilitas agar dapatmenjaminkeamanan dan kenyamananbagiseluruhpengunjung pasar.