Millenisha Omega Putri
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REDESAIN RPSLU WENING WARDOYO UNGARAN, DENGAN PENDEKATAN INCLUSIVE DESIGN Millenisha Omega Putri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data BPS tahun 2021 (BPS, 2021:43), sebanyak 14,17% penduduk di Jawa Tengan merupakan penduduk lanjut usia. Di Kabupaten Semarang sendiri, jumlah lansia tiap tahunnya juga mengalami kenaikan. Terkecuali, pada tahun 2020 mengalami penurunan (website BPS Kab. Semarang, 2021). Penurunan ini terjadi karena lansia merupakan kaum yang rentan terhadap virus Corona. Mengingat, lansia mengalami proses aging atau menua yang mana terjadi penurunan kondisi fisik, psikologis, maupun sosial. Kesejahteraan sosial bagi lansia juga merupakan unsur penting dari perwujudan kesejahteraan sosial suatu negara. Sebagai wujud memenuhi hak-hak lansia, pemerintah (pusat/daerah) maupun swasta membangun Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) ataupun disebut Panti Wreda. Panti ini berfungsi untuk menampung lansia yang terlantar maupun dari keluarga kurang mampu secara finansial untuk mencukupi kebutuhan dasar lansia.  Terdapat setidaknya 79.963 lansia terlantar di Jawa Tengah (dalam website BPS Jawa Tengah, 2022). Yang mana 1.211 orang diantaranya tersebar di Kabupaten Semarang (data pada website Dinsos Kab. Semarang, 2020). Tetapi, hingga tahun 2021 jumlah lansia yang ditampung pada panti wreda di Kab. Semarang hanya 226 jiwa. Namun, keberadaan panti wreda kini, belum sepenuhnya ramah terhadap kondisi fisik lansia penghuninya. Contohnya saja pada RPS LU Wening Wardoyo Ungaran. Terdapat beberapa kendala dalam penggunaan gedung. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan desain ulang dan gambaran redesain RPS LU yang menekankan pada pendekatan Inclusive Design. Supaya RPS LU yang ada maupun yang akan datang, lebih ramah lansia. Redesain ini tentunya bertujuan untuk menyegarkan tatanan bangunan Rumpelsos Lansia yang sudah ada sejak tahun 1978.