Karina Zahrin
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RUMAH SAKIT GERIATRI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN HEALING ARCHITECTURE Karina Zahrin
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENDAHULUANLansiadigolongkansebagaikelompok yang rentanakibat proses menuakarenadipengaruhi oleh berbagaifaktorperubahananatomi dan fisiologi, sepertimunculnyabeberapapenyakitataukeadaanpatologik, perubahanfungsi organ, sertapsikososial. PeningkatanUsia Harapan Hidup (UHH) akibattingginyaangkakelahiran, urbanisasi, dan rendahnyaangkakematian pada suatu area berdampak pada meningkatnyapresentasejumlahpenduduklansia.  Pada tahun 2020, Kota Semarang nmemilikijumlahpenduduklansiasebesar 170 ribujiwaatausebesar 9,29% dengan UHH sebesar 77,34 tahun dan presentasekeluhankesehatansebesar 48,3% dan angkakesakitansebesar 13.89%. Kondisiinimengindikasikanbahwatingginyajumlahpenduduklansiaakanmeningkatkankebutuhanpelayananbagipenduduklansia, khususnyapelayanankesehatan dan sosial. Dalammeningkatkankesejahteraan pada penduduklansia, pemerintah Kota Semarang mulaimengambillangkahuntukmenyukseskan program Kota Semarang sebagai Kota Ramah Lansiamenurut WHO di tahun 2030 mendatang. Namun, penilaianindikator Kota Ramah LansiamenurutWidowati, dkk (2018) masihterdapatnya 5 dari 8 indikator WHO yang bernilairendah salah satunyayaituDukungan Masyarakat Dan Pelayanan Kesehatan, yang masihbernilai 18%. Salah satupenyebabaspektersebutmemilikinilai yang rendahadalahmasihbanyakrumahsakit di Kota Semarang yang belummenyediakanfasilitaskhususlansia. Perubahan dan kemunduranfisiologis pada lansiaseringkalimempengaruhiterbatasnyaruanggerak dan mobilitaslansiadalammenjalaniaktivitassehari-hari. Disampingitu, penurunanaspekpsikologismengakibatkanlansiamudahmengalamicemas, takut, dan depresisehinggadapatmemperburukkeadaanfisiologisdalamperawatan dan rehabilitasipasien. Sehinggahalinimendasaripenulisuntukmembuatperencanaan dan perancangandesainrumahsakitgeriatri di Kota Semarang denganPendekatanhealing architecture untuk  menawarkanfasilitas dan pelayanan yang lebihterpusatkepadalansia, denganmempertimbangkanpendekatanperilakulansiamaupunkebutuhan lain yang mendukungpemulihanlansia.