Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Economic Order Quantity sebagai Upaya Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di PT XYZ Jawa Timur Fuad Kautsar; Ignatius Agus Cahyono
Journal of Industrial View Vol 1, No 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.282 KB) | DOI: 10.26905/3002

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi rokok, dimana bahan baku utama yang digunakan adalah tembakau. Masalah yang dihadapi PT. XYZ adalah kelebihan stok bahan baku, hal ini terjadi karena jumlah pengiriman bahan baku dari pemasok kepada PT. XYZ adalah 6.300 kg atau kelipatannya dengan tujuan untuk memaksimalkan kapasitas kendaraan pengangkut ditambah lagi dengan penentuan waste perencanaan tembakau oleh perusahaan yang cukup besar yaitu sebesar 5%. Metode Economic Order Quantity yaitu suatu sistem atau metode yang membahas tentang berapa jumlah bahan baku yang harus dipesan agar biaya persediaan minimal dan dapat mengurangi kekurangan persediaan bahan baku digudang sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dari permasalahan diatas maka dilakukan penelitian penerapan penyediaan bahan baku dengan menggunakan Metode EOQ perhitungan dilakukan untuk perencanaan persediaan satu minggu kedepan. Berdasarkan hasil analisa, terlihat bahwa sebelum melakukan pemesanan perusahaan sudah mempunyai persediaan pengaman (Safety Stock) 8.754 kg. Dan 7,5 hari sebelum operasi, perusahaan memesan Tembakau sebanyak 20.819 Kg untuk kebutuhan siklus produksi. Untuk kebutuhan selanjutnya setiap 5,5 hari perusahaan melakukan pemesanan sebesar 29.573 Kg.
Kursi Kerja Ergonomis PT XYZ Fuad Kautsar; Novira Kathrina Dewi
Journal of Industrial View Vol 2, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.131 KB) | DOI: 10.26905/5040

Abstract

Posisi kerja yang kurang baik dapat menyebabkan kelelahan kerja dan berakibat timbulnya dampak tidak langsung berupa keluhan sakit pada bagian tubuh seperti pegal-pegal, nyeri punggung, leher kaku, cepat lelah, dan lain sebagainya sehingga mempengaruhi kinerja dan hasil produksi. Dampak tidak langsung tersebut telah dirasakan oleh beberapa karyawan PT XYZ. . Terdapat tiga bentuk kursi kerja yang berada di ruangan departemen non proses. Ergonomi merupakan suatu ilmu, seni dan teknologi yang berupaya untuk menyerasikan alat, cara dan lingkungan kerja terhadap kemampuan, kebolehan dan segala keterbatasan manusia, sehingga manusia dapat berkarya secara optimal tanpa pengaruh buruk dari pekerjaannya.  Data antropometri dapat digunakan untuk mendesain pakaian, tempat kerja, lingkungan kerja, mesin, alat dan sarana kerja serta produk-produk untuk konsumen. hasil perhitungan melalui REBA ( Rapid Entire Body Assessment ) worksheet dapat diketahui kursi jenis 2 dan 3 memiliki nilai REBA yang tinggi yaitu 9 yang berarti High Risk dan perlu untuk investigasi khusus dan perubahan posisi duduk / jenis kursi yang digunakan.. Hasil perhitungan dimensi kursi yang sudah diuji distribusi dan normalitasnya, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pekerja dan mengurangi resiko kecelakaan bagi pekerja. Dengan adanya penelitian ini mengharapkan kewaspadaan bagi pekerja untuk lebih memperhatikan ergonomi ditempat kerja terutama posisi duduk dalam bekerja.