Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar peranan pengawas Sekolah Dasar di Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kapanewon Wonosari terhadap peningkatan kreativitas guru dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Metode penelitian menggunakan pengumpulan laporan hasil Penelitian Tindakan Kelas. Guru yang diteliti berjumlah 84 orang.Penelitian dilakukan selama tiga bulan, dari bulan Januari hingga Maret tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penulisan hasil Penelitian Tindakan Kelas Guru Sekolah Dasar Kapanewon Wonosari sangat rendah.Gurutelah melakukan Penelitian Tindakan Kelas dalam pembelajaran setiap hari. Guru masih mengalami kesulitan dalam menuangkan hasil penelitian dalam bentuk laporan tertulis. Hal tersebut yang mendorong untuk melakukan penelitian tentang seberapa besar peran pengawas dalam meningkatkan kreativitas guru dalam pembuatan laporan Penelitian Tindakan Kelas. Tahapan pelaksanaan berupa pendahuluan, pelaksanaan, dan kegiatan evalusai. Peran Pengawas terhadap kreativitas guru dalam Penelitian Tindakan Kelas dilakukan melalui pembimbingan dan pengarahan. Kendala yang terjadi di lapangan adalah faktor usia dan tingkat pendidikan mempengaruhi hasil akhir kreativitas. Selain itu adanya rasa tidak percaya diri, takut disalahkan, ketika akan memulai menulis laporan juga turut mempengaruhi. Efektivitas peran pengawas adalah memberikan bimbingan dalam upayameningkatkan kreativitas guru dalam pembuatan laporan Penelitian Tindakan Kelas. Hasil akhir yang diharapkan adalah guru-guru Sekolah Dasar di Kapanewon Wonosari mampu membuat pelaporan penelitian Tindakan Kelas, sehingga mutu pendidikan di Sekolah Dasar Kapanewon Wonosari dapat meningkat.