Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pelaksanaan Rujukan Berjenjang BPJS Kesehatan di Indonesia Cindy Salsabila; Khairi Rizki Hidayani; Yuni Pratiwi Subagio; Fitriani Pramita Gurning
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v3i2.87

Abstract

Jaminan kesehatan sosial merupakan hak bagi penduduk melalui suatu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan diatur dalam UU No. 40 Tahun 2004. Permenkes No. 71 Tahun 2013 mengenai Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional menyatakan pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan adalah upaya pelayanan kesehatan perorangan yang bersifat spesialistik dan subspesialistik yang meliputi rawat jalan tingkat lanjutan, rawat inap tingkat lanjutan, dan rawat inap di ruang perawatan khusus. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pelaksanaan terkait rujukan berjenjang pada peserta BPJS di Indonesia. Metode pada penelitian ini adalah literature review dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari penelitian artikel jurnal dan skripsi yang diakses pada Google Scholar serta buku. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan sistem rujukan berjenjang masih belum optimal pada beberapa FKTP di Indonesia, adapun kendala yang ditemukan pada pelaksanaan rujukan berjenjang adalah komunikasi dari SDM yang terlibat dalam pelayanan rujukan masih belum memberikan informasi, kurang memadai sarana dan prasarana untuk menunjang pelayanan rujukan berjenjang dan terdapat fasilitas kesehatan yang tidak menerapkan SOP yang mengatur tentang sistem pelayanan rujukan berjenjang.
Analysis of Medical Laboratory Technologist Needs Based on Workload at Sentosa Baru Health Center Cindy Salsabila
Jurnal Pengetahuan dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Baru Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Primary Health Care is a technical implementing unit (UPT) from the district or city health office which has responsibility for administering individual health units (UKP) and public health units (UKM). Health providers at puskesmas prioritize and prioritize promotive and preventive efforts in their working areas. Medical Laboratory Technologist (ATLM) is one type of health worker in Law Number 36 of 2014 concerning Health Workers. he purpose of the study was to see how adequate the needs of health workers are, especially the fulfillment of medical laboratory experts at the Sentosa Baru Health Center by using the workload method. This study uses a qualitative method through interviews. The sample/respondents of the study were ATLM institutions at the Sentosa Baru Health Center with a population of the Sentosa Baru Health Center. Data were collected in primary and secondary forms.Based on the findings in the study, ATLM at the Sentosa Baru Health Center has a working time of 37.5 hours/week so that for 1 working day the ATLM is 6.25 hours or rounded up to 6 hours/day. With a total of 2 ATLM employees.The need for medical laboratory experts at the Sentosa Baru Health Center is ideal and the proportion of types of work is good. This is in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 37 of 2012 concerning the Organization of the Central Public Health Laboratory