Hari Purnomo
SMPN 2 Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Mempelajari Perubahan Keruangan Dan Interaksi Antarruang Negara-Negara Asia Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas IX B SMP Negeri 2 Kecamatan Ngrayun Hari Purnomo
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya pada kompetensi dasar Menyajikan hasil telaah tentang perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 54,62. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan Model Pembelajaran IMPROVE yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 3 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial melalui metode Model Pembelajaran IMPROVE pada siswa Kelas IX B SMP Negeri 2 Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran IMPROVE dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial kompetensi dasar Menyajikan hasil telaah tentang perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 74,04; siklus II 78,85; dan siklus III 82,88. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 65,38%, siklus II meningkat menjadi 76,92%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,15%..