Suparman Suparman
Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ngrayun Kabupaten Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Menyampaikan Pengalaman Pribadi Di Masa Lampau Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Strategi Peer Lessons Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngrayun Suparman Suparman
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa pemahaman konsep siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris khususnya pada kompetensi dasar Menyampaikan pengalaman pribadi di masa lampau. sangat rendah, yakni hanya 16 siswa dari 32 siswa yang dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 55,78. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi Peer Lessons. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Peer Lessons diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam Menyampaikan pengalaman pribadi di masa lampau. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep Menyampaikan pengalaman pribadi di masa lampau melalui metode Peer Lessons pada siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngrayun Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2020/2021. Peranan Strategi Peer Lessons dalam meningkatkan pemahaman konsep mata pelajaran Bahasa Inggris materi ajar Menyampaikan pengalaman pribadi di masa lampau.ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 71,72; siklus II 75,16, dan siklus III 80,00. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 62,50%, siklus II meningkat menjadi 78,13%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.