Sarbawa Sarbawa
SMA Negeri 2 Pare, Kabupaten Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengoptimalkan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Sejarah Melalui Metode Applying Approach Learning Pada Siswa Kelas XI-IPS-1 Semester Genap Di SMA Negeri 2 Pare, Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020 Sarbawa Sarbawa
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan strategi pembelajaran Applying Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan Pengetahuan dipresentasikan di dalam kontes Pemanfaatan) Pada Siklus I Berdasarkan data keaktifan dalam diskusi tersebut, menunjukkan bahwa situasi belajar di kelas kurang menunjang keberhasilan belajar siswa. Sebab dari 32 siswa, diketahui yang aktif dalam diskusi hanya 5 anak dengan prosentase 15,63%. Melihat data diatas dapat disimpulkan bahwa rata rata nilai diperoleh sebesar 63.09 (63%). Hal ini masih berada di bawah KKM yang telah ditentukan sebesar 75 (75%). Pada siklus II menunjukkan bahwa situasi belajar di kelas sedikit ada peningkatan keaktifan dibandingkan dengan kegiatan pada siklus 1. Dari 32 siswa, yang diketahui aktif dalam diskusi hanya 7 anak dengan prosentase 21.88%. Hal ini menunjukkan antara kegiatan siklus 1 dan kegiatan siklus 2, ada peningkatan 2 siswa yang aktif dengan prosentase 6.25%. bahwa rata rata nilai diperoleh sebesar 63.84 (64%). Hal ini masih berada di bawah KKM yang telah ditentukan sebesar 75 (75%). Pada Siklus III bahwa situasi belajar di kelas mengalami peningkatan keaktifan dibandingkan dengan kegiatan pada siklus 1 dan siklus 2. Dari 40 siswa, yang diketahui aktif dalam diskusi ada 10 anak dengan prosentase 31.25%. Hal ini menunjukkan antara kegiatan siklus sebelumnya dengan siklus 3, ada peningkatan 3 siswa yang aktif dengan prosentase 9.38%. dengan rata rata nilai diperoleh sebesar 72.72 (73%). Hal ini masih berada di bawah KKM yang telah ditentukan sebesar 75 (75%). Pada Siklus IV bahwa situasi belajar di kelas mengalami peningkatan keaktifan yang signifikan dibandingkan dengan kegiatan pada siklus sebelumnya. Dari 32 siswa, yang diketahui aktif dalam diskusi ada 25 anak dengan prosentase 78.13%. Hal ini menunjukkan antara kegiatan siklus sebelumnya dengan siklus 4, ada peningkatan 15 siswa yang aktif dengan prosentase 46.88%. Melihat data diatas dapat disimpulkan bahwa rata rata nilai diperoleh sebesar 82.25 (82%). Hal ini masih berada di Atas KKM yang telah ditentukan sebesar 75 (75%). Maka dalam kegiatan penelitian ini tidak perlu dilakukan kegiatan penelitian pada Siklus berikutnya yang dikarenakan dapat dinyatakan Tuntas atau Berhasil.