Data yang diperoleh pada siklus 1, bahwa dari 34 siswa setelah mengikuti kegiatan Ilmu Pengetahuan Alam/Biologi Melalui menggunakan metode konvensional (ceramah) dan kemudian dievaluasi, ternyata diperoleh hasil jumlah siswa yang mendapatkan nilai Melalui kategori baik adalah 5 siswa Melalui prosentase 14.29%. Dilihat dari hasil belajar tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Pada siklus 2 menunjukkan, pengembangan motivasi peserta didik ternyata ada 34 siswa yang mendapat nilai Melalui kriteria baik Melalui prosentase 63%. Berarti membuktikan adanya kenaikan prestasi belajar siswa Melalui kriteria baik sebesar 70% di siklus 1. Pada siklus 3 tampak dari 34 siswa, setelah diberikan ulangan harian terdapat kenaikan prestasi belajar siswa. Kenyataan ini setelah di analisis bahwa siswa semakin giat belajar di rumah dan juga berusaha untuk terus mengikuti pelajaran Melalui sebaik – baiknya di kelas. Dari siklus 3 ini nampak sekali pengaruh positif dari adanya Pembelajaran Cooperative Approach Learning pendekatan pengembangan motivasi peserta didik terhadap kenaikan prestasi belajar siswa. Pada siklus ini merupakan kegiatan ulangan harian Melalui materi mulai siklus 1 dan siklus 2 secara keseluruhan. Berdasarkan kenyataan ini peneliti memiliki bukti kuat bahwa ada pengaruh positif dari pelaksanaan Pembelajaran Cooperative Approach Learning pendekatan pengembangan motivasi peserta didik terhadap kenaikan prestasi belajar siswa baik secara individu maupun secara klasikal pada Kelas IX-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2020/2021. Melalui Teknik Cooperative Approach Learning pendekatan pengembangan motivasi peserta didik Sebagai Strategi Pembelajaran pada Materi Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/Biologi semakin meningkat sehingga dapat dinyatakan Tuntas.