Desy Martina
Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAMALAN PERSEDIAAN VOUCHER INTERNET DENGAN METODE SINGLE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING Mustapa Husein Lubis; Akhir Abadi Tanjung; Desy Martina
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 3, No 1 (2023): FEBRUARY 2023
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v3i1.2054

Abstract

Abstract: Forecasting is predicting something that will happen using past data. Research conducted on the Preza Data package on internet voucher inventory. To make it easier for stores to predict internet inventory, a forecasting technique is used which by using this technique the company can predict the amount of internet voucher inventory for the future. The internal voucher inventory forecasting system uses the Single Exponential Smoothing method. The exponential smoothing method is used in order to see the amount of internet voucher inventory for the future by using the latest data to reduce past data irregularities. The data used to calculate forecasting uses internet voucher inventory data in 2019. From the test results it was found that this forecasting ability was very good because it had a MAPE value of less than 20%. At the sample test stage, it was found that the forecast for the number of internet voucher supplies in March 2021 was 1479 with an error rate of 3.89%. This forecasting has actually been used because the MAPE value is less than 20%. Keywords: Forecasting; Internet Voucher Inventory; Single Exponential Smoothing.  Abstrak: Peramalan adalah memperkirakan sesuatu yang akan terjadi dengan menggunakan data-data masa lalu.. Penelitian di lakukan pada Preza paket Data tentang jumlah persediaan voucher internet. Untuk mempermudah toko dalam memprediksi persediaan voucher internet maka digunakanlah suatu teknik peramalan yang mana dengan menggunakan teknik ini perusahaan dapat memprediksi jumlah persediaan voucher internet untuk masa yang akan datang. Sistem peramalan persediaan voucher internemenggunakan  metode Single Exponential Smoothing. Metode exponential smoothing digunakan agar bisa mengetahui jumlah persediaan voucher untuk masa yang akan datang dengan menggunakan data terbaru untuk mengurangi ketidakteraturan data masa lampau.  Data yang digunakan untuk menghitung peramalan menggunakan data persediaan voucher internet tahun 2019. Dari hasil pengujian didapat bahwa kemampuan peramalan ini sangat baik karena memiliki nilai MAPE kurang dari 20%. Pada tahap uji sample didapat bahwa peramalan jumlah persediaan voucher internet bulan Maret 2021 berjumlah 1479 dengan tingkat error adalah  3,89 %. Peramalan ini sudah aktual digunakan karna nilai MAPE kurang dari 20% Kata kunci: Peramalan; Persediaan Voucher Internet; Single Exponential Smoothing. 
PREDIKSI PERMINTAAN AYAM PEDAGING BROILER DENGAN SINGLE MOVING AVERAGE Mustopa Husein Lubis; Desy Martina; Akhir Abadi Tanjung
JURNAL TEKNISI Vol. 2 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v2i1.904

Abstract

Ayam pedaging broiler merupakan ternak yang dibudidayakan dengan tujuan untuk menghasilkan daging.Pada saat ini Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan untuk melihat data setiap tahunnya jumlah permintaan ayam pedaging broiler yang terus berubah-ubah atau meningkat, masih dengan cara pihak UPTD Kecamatan mendata kepada para peternak ayam pedaging broiler di tiap-tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan.Dalam hal ini cara yang dapat dilakukan untuk memprediksi permintaan ayam pedaging broiler secara cepat dan efisien agar memudahkan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan adalah dengan membangun sebuah sistem peramalan dengan menggunakan metode Single Moving Average. Metode Single Moving Average merupakan ramalan untuk waktu di masa yang akan datang. Kelebihan dari metode Single Moving Average dapat digunakan sebagai peramalan untuk menghitung rata-rata hasil prediksi jumlah permintaan ayam pedaging broiler pada periode tertentu yang akan terus dihitung berdasarkan pergerakan data, metode ini sangat efektif, mudah dan lebih efisien proses perhitungannya, karena sistem perhitungannya tidak memerlukan pembobotan pada setiap data. data permintaan ayam pedaging broiler putih 6bulan terakhir dari bulan Januari 2021 sampai bulan Juni 2021. Hasil penelitian ini prediksi jumlah permintaan ayam pedaging broiler untuk Bulan Juli 2021 adalah 290,626.27 kg denan Mean Absolute Deviation (MAD) yaitu 15457,2, Mean Square Error (MSE) yaitu 245527105,1, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah 0,05252%.
FORECASTING UNTUK PRODUKSI BATIK DENGAN SINGLE MOVING AVERAGE Mustopa Husein Lubis; Akhir Abadi Tanjung; Desy Martina
JURNAL TEKNISI Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v2i2.963

Abstract

Pengertian produksi adalah suatu kegiatan mengubah faktor-faktor produksi atau input menjadi produk atau output. Penelitian dilakukan di Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Karya Bersama tentang produksi batik . Sistem yang berjalan saat ini dalam memperkirakan produksi tergantung kepada penjualan dimana jika penjualan banyak maka produksi baru ditingkatkan dan belum menerapkan suatu teknologi dalam memperediksi jumlah produksi batik  di BUMDES Karya Bersama. Berdasarkan masalah tersebut, solusi yang dibutuhkan suatu teknik peramalan dalam untuk mengetahui produksi batik  di BUMDES Karya Bersama. Peramalan adalah prediksi, proyeksi atau estimasi tingkat kejadian yang tidak pasti sehingga diperlukan waktu untuk menarik suatu kesimpulan di masa yang akan datang yang meliputi kebutuhan dalam ukuran kuantitas, kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi permintaan barang ataupun jasa serta bisa meminimalisasikan kesalahan data untuk masa yang akan datang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode single Single Moving Average. Metode Single Moving Average merupakan ramalan untuk waktu di masa yang akan datang. Data yang digunakan untuk menghitung peramalan menggunakan data produksi batik  tahun 2017 sampai tahun 2020. Hasilnya didapat bahwa peramalan prediksi jumlah produksi batik  untuk tahun 2021 adalah 518 buah dengan Mean Absolute Deviation (MAD) yaitu 24,33, Mean Square Error (MSE) yaitu 592,1111, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah 4,56%.
SISTEM PAKAR PENYAKIT PADA TANAMAN SEMANGKA DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Mustopa Husein Lubis; Desy Martina; Iskandar Iskandar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2703

Abstract

Abstract: Disease is plant damage to the roots, stems, leaves or other parts of the plant so that the plant cannot grow properly or dies. Disease is a major problem for watermelon farmers, until now the diseases that attack watermelon plants vary greatly. Diseases that can attack at any time can potentially infect watermelon plants. Downy mildew, leaf spot, leaf rust, swelling smut, sheath rot, leaf blight, and stem rot are some of the diseases that can harm watermelon plants. For this reason, an expert system for identifying watermelon plant diseases was designed, where this system can diagnose diseases in watermelon plants by imitating the way experts work. One part of artificial intelligence is an expert system.  The method used in this research is the certainty factor method. The results based on the symptoms experienced by the watermelon plants showed that the disease affected by the watermelon plants was Leaf Blight with an expertise level of 0.8 and a percentage of 80% and had a fairly good assessment value. Keywords: Expert System; Watermelon Plant Disease;Certainty Factor Abstrak: Penyakit adalah perusak tanaman pada akar, batang, daun atau bagian tanaman lainnya sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan sempurna atau mati. Penyakit merupakan masalah utama bagi para petani semangka, hingga saat ini penyakit yang menyerang tanaman semangka sangat bervariasi. Penyakit  yang  sewaktu-waktu  dapat  menyerang  dapat  berpotensi menginfeksi  tanaman semangka. Penyakit bulai, bercak daun, karat daun, gosong bengkak, busuk pelepah, hawar daun, dan busuk batang adalah beberapa penyakit yang dapat membahayakan tanaman semangka. Untuk itu dirancang suatu sistem pakar mengidentifikasi penyakit tanaman semangka dimana sistem ini dapat mendiagnosa penyakit pada tanaman semangka dengan meniru cara kerja pakar atau ahli. Salah satu bagian dari kecerdasan buatan yaitu sistem pakar.  Metode yang digunakan pada penelitian kali ini ialah metode faktor kepastian (certainty factor),. Hasil bedasarkan gejala-gejala yang dialami oleh tanaman semangka tersebut bahwa penyakit yang terkena pada tanaman semangka adalah Hawar Daun dengan tingkat kepakaran 0,8 dan persentase 80 % dan memiliki nilai akuasi yang cukup baik. Kata kunci: Sistem Pakar; Penyakit Tanaman Semangka; Certainty Factor