Khoirurrosyidin Khoirurrosyidin
Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Kepemimpinan Kepala Desa Perempuan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Pager Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo Febriani Indah Setyawati; Bambang Triono; Khoirurrosyidin Khoirurrosyidin
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v2i1.317

Abstract

Strategi kepemimpinan merupakan sebuah cara, langkah maupun upaya yang dilakukan oleh seorang pemimpin untuk mencapai sebuah cita-cita dan tujuan kepemimpinan. Dalam hal ini adalah kepemimpinan Kepala Desa untuk membangun kemajuan Desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan hambatan dalam kepemimpinan Kepala Desa Perempuan di Desa Pager Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Desa Pager Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo karena Desa Pager adalah satu-satunya desa di Kecamatan Bungkal yang dipimpin oleh seorang Kepala Desa Perempuan dengan informan penelitian, yakni Kepala Desa Pager, Kasi Pemerintahan Desa Pager, Kaur Umum dan Tata Usaha serta masyarakat Desa Pager. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dibangun oleh Kepala Desa Perempuan di Desa Pager yaitu memprioritaskan kemajuan Desa, memberi ruang yang terbuka bagi masyarakat, mendisiplinkan kinerja perangkat Desa, menyelenggarakan pemerintahan Desa secara jujur, transparan, adil dengan mengedepankan gaya kepemimpinan yang demokratis, aktif, dinamis dan terarah. Kemudian sebagai pemimpin Desa, Kepala Desa Pager telah melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu melaksanakan pemerintahan Desa dengan baik, melaksanakan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan kepemimpinannya, Kepala Desa Perempuan di Desa Pager juga mengalami hambatan yakni dalam hal keuangan untuk pembangunan Desa dan adanya konflik sosial individu di masyarakat.