Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN UNIT PEMBANTU PELAYANAN MUSIK GEREJA DALAM MEMBANGUN IBADAH JEMAAT GMIT ANUGERAH ATAMBUA Yefta Bako; Patce Orianus Snae; Cici Nullik; Frengki Metkono
Tambur : Journal of Music Creation, Study and Performance Vol. 2 No. 1 (2022): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Church Musik Service Assistant Unit (UPP) is a collection of assemblies that have been confirmed/legitimated to manage music services in every worship service. The purpose of this study was to find out how the church music UPP played it’s role in building sunday worship at the GMIT Anugerah Atambua Congregation by using qualitative methods and observing participation an informational role, decision maker and resource allocator to build sunday worship with 4 stages of management functions consisting of planning, coordinating, directing and supervising stages.
Pelatihan Musik Terompet, Sasando serta Pelatihan Paduan Suara dan Vokal Grup di GMIT Bethania Camplong dan GMIT Sion Camplong Huka, Relin; Patce Orianus Snae; Lisa Aprilia Nunumete; Hendrik Lenama; Imanuel Letma; Jeni Deo Tamonob; Ryanti Putri Sari Wadu; Bayu Petan
Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): April
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/dev.v1i2.257

Abstract

Abstract Community Service is one of the Tri Dharma of Higher Education as part of the implementation of knowledge that is practiced in society. Community service must be able to contribute to changes in people's behavior so that it can answer the purpose of this service. The Evangelical Christian Church in Timor (GMIT), which has a role as a means of religious development, must develop its duties and functions in responding to every problem that exists in its congregation. Music that is part of the service process at GMIT must also be able to give direction and meaning in every implementation. In this case music as a support for the liturgy must be able to have an impact so that it can produce a quality form of music in carrying out its function as liturgical accompaniment music. Every music server must place himself as a servant in carrying out his functions. Related to this, it is deemed necessary to conduct training with the aim of producing quality church musicians who are able to carry out their duties according to their functions. Keywords:, GMIT; Liturgy; Church Music Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai bagian dari implementasi keilmuan yang dipraktikan kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat harus dapat memberikan kontribusi terhadap perubahan perilaku masyarakat sehingga dapat menjawab tujuan dari pengabdian tersebut. Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), yang memiliki peran sebagai sarana pengembangan keagamaan harus dikembangan tugas dan fungsinya di dalam menjawab setiapa persoalan yang ada di jemaatnya. Musik yang menjadi bagian di dalam proses pelayanan di GMIT juga harus mampu memberi arah dan makna di dalam setiap pelaksanaannya. Dalam hal ini music sebagai penunjang liturgi harus dapat meberi dampak sehingga dapat menghasilkan bentuk music yang berkualitas di dalam menjalankan fungsinya sebagai music pengiring liturgi. Setiap pelayan music harus menempatkan dirinya sebagai pelayan di dalam menjalankan fungsinya. Terkait dengan hal tersebut maka dipandang perlu untuk dilakukan pelatihan yang dengan tujuan dapat menghasilkan para pemusik gereja yang berkualitas yang mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya. Kata Kunci:, GMIT; Liturgi; Musik Gereja