Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BIROKRASI PANCASILA

Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Madiun Tahun 2021 yoga adi pratama
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potret “Kesalehan Sosial” masyarakat disaat pandemi menjadi fenomena yang sangat unik karena perilaku masyarakat dalam kehidupan beragama dihadapkan pada pilihan harus mendahulukan “Kesalehan Sosial” atau “Kesalehan Individu”. Di Pemerintah Kabupaten Madiun, Indeks Kesalehan Sosial merupakan indikatortujuan (IKU) yang didukung 3 sasaran yaitu (1) Menguatkan karakteristik kebudayaan; (2) Terwujudnya nilai – nilai keagamaan dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat; dan(3) Terciptanya ketentraman dan ketertiban masyarakat, sedangkan indikator sasaranyakni: (1) Persentase budaya lokal yang dilestarikan, (2) Indeks Toleransi, (3) Indeks Solidaritas, dan (4) Indeks Stabilitas. Setelah dilakukan pengukuran melalui survei dan kajian, diperoleh hasil nilai Capaian Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Madiun Tahun 2021 = 65,86 (>50) termasuk kategori TINGGI. Hasil ini merupakan rata-rata dari tiga Dimensi, yakni Dimensi Kegiatan Ibadah Individual (D-1) = 85,26; Dimensi Pengetahuan Kesalehan Sosial (D-2) = 50,00, dan Dimensi 3 Sikap & Perilaku Mencerminkan Kesalehan Sosial (D-3) = 62,32. Hasil ini berada di atas atau melampui target tahun 2021 yang ditentukan yakni 65,69 atau lebih 0,17 point. Perolehan nilai IKS Kabupaten Madiun setiap tahun secara konsisten menunjukkan peningkatan, tahun 2019 = 61,67; tahun 2020 = 61,90; dan tahun 2021 = 65,86. Hal ini tidak lepas pula dari adanya peran yang signifikan dari Pemerintah Kabupaten Madiun dan para tokoh agama. Tokoh agama telah menyadarkan umat beragamanya untuk peduli terhadap keadaan lingkungan, kemanusiaan, dan negara. Sehingga kesalehan yang merupakan penghayatan dan pengamalan ajaran agama secara sempurna mampu ditunaikan oleh warga masyarakat, khususnya para penganut dan pengikut agama masing-masing.Kata kunci: Indeks Kesaelhan; Kabupaten Madiun.
ANALISA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO DI KABUPATEN MADIUN yoga adi pratama
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Madiun Regency Government through the Youth and Sports Tourism Office is very serious about developing tourism potential around the Wilis. One of the potential tourist objects that can be an alternative is the Nongko Ijo pine forest. The Nongko Ijo Pine Forest is a natural tourist destination located on the western slopes of Mount Wilis, to be precise in Kare Village, Kare District, Madiun Regency, East Java.Therefore, a deeper study of analysis and development strategies for each tour needs to be carried out to serve as a guide, direction, and reference for the Tourism Office and Madiun Regency government stakeholders to carry out the arrangement and development of Nongko Ijo Pine Forest tourism. The study process was carried out using the descriptive analysis method, the SWOT analysis method, and the EFAS and IFAS analysis methods. Based on the results of the analysis carried out, it can be concluded that the Nongko Ijo pine forest tourism development plan is to collaborate with the Kandangan Coffee plantation, Kare District. This priority area is divided into five tourism activity zones, namely: 1) the information and service center zone, 2) the coffee village zone, 3) the coffee education tourism zone, 4) the forest ecotourism zone, and 5) the homestay zone. Keywords: SWOT, EFAS dan IFAS, Nongko Ijo