This study aims to analyze the management of English language learning, including the methods and processes implemented at the LIA Language Institute. The study focuses on planning, implementing, and evaluating learning, as well as the teaching strategies and techniques used by teachers. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, observation, and documentation. The research subjects consisted of English teachers and students. The results show that learning management at the LIA Language Institute is carried out through systematic planning, effective classroom organization, and regular evaluation of learning outcomes. Teachers use various learning methods, such as discussions, question-and-answer sessions, simulations, and language games, tailored to students' characteristics and learning objectives. The learning process is structured, starting from the delivery of material and practice activities, to evaluation and feedback. In addition, this study found several obstacles, including limited learning media, differences in student abilities, and varying classroom interaction dynamics. This study concludes that good learning management can support the effectiveness of English language learning methods and processes, thereby increasing student motivation and learning outcomes. Therefore, the recommendations include improving the quality of learning planning, selecting a wider range of methods, and implementing adaptive classroom management tailored to student needs. This research is expected to serve as a reference for language education institutions in improving learning management to make it more effective and efficient.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran bahasa Inggris, termasuk metode dan proses yang diterapkan di Lembaga Bahasa LIA. Fokus penelitian mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, serta strategi dan teknik pengajaran yang digunakan oleh pengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru pengajar bahasa Inggris dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran di Lembaga Bahasa LIA dijalankan melalui perencanaan yang sistematis, pengorganisasian kelas yang efektif, dan evaluasi hasil belajar yang rutin. Pengajar menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti diskusi, tanya jawab, simulasi, dan permainan bahasa, yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan tujuan pembelajaran. Proses pembelajaran berjalan secara terstruktur, dimulai dari penyampaian materi, aktivitas latihan, hingga evaluasi dan pemberian umpan balik. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan media pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, dan dinamika interaksi kelas yang bervariasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran yang baik dapat mendukung efektivitas metode dan proses pembelajaran bahasa Inggris, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan kualitas perencanaan pembelajaran, pemilihan metode yang lebih variatif, serta pengelolaan kelas yang adaptif terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi lembaga pendidikan bahasa dalam meningkatkan manajemen pembelajaran agar lebih efektif dan efisien