I Made Suwanda
S1 PPKn FISH Unesa

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN SIKAP CINTA TANAH AIR PADA PESERTA DIDIK DI SMPN 1 TARIK KABUPATEN SIDOARJO Desi Ulifah; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.337 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p871-886

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan pihak sekolah dalam menanamkan sikap cinta tanah air pada peserta didik di SMPN 1 Tarik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMPN 1 Tarik Kabupaten Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan melalui mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dilakukan untuk menanamkan sikap cinta tanah air pada peserta didik yaitu melalui : (1) kegiatan belajar mengajar, berupa pembiasaan menggunakan bahasa Indonesia, menyanyikan lagu nasional, menjaga kebersihan kelas dan mengajarkan materi yang mendukung cinta tanah air. (2) budaya sekolah, berupa upacara bendera, jum’at bersih, peringatan hari nasional dan pahlawan. (3) ekstrakurikuler, berupa kegiatan pramuka dan ekstrakurikuler angklung. (4) kegiatan outdoor learning, berupa pembelajaran di luar sekolah. Kata Kunci: Strategi, Sikap, Cinta tanah air. Abstract This study aims to describe the strategies carried out by schools in instilling an attitude of nationalism at SMPN 1 Tarik. The research method uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data analysis techniques are used through reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results of the research indicate the strategies used to instill attitude of nationalism in students through : (1) teaching and learning activities, in the form of habituation in using Indonesian, singing national songs, maintaining class clealiness, and teaching supporting material of nationalism. (2) school culture, in the form of flag ceremonies, clean Fridays, commemoration of national days dan hero days. (3) extracurricular, in the form of scout and angklung axtracurricular activities. (4) outdoor learning activities, in the form of learning outside of school Keywords: Strategy, Attitude, Nationalism
PEMBENTUKAN SIKAP NASIONALISME SISWA MELALUI EKSTRAKURIKULER KARAWITAN DI MAN 2 BANYUWANGI Triana Firdatus Sholekhah; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.872 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p902-916

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembentukan sikap nasionalisme siswa melalui ekstrakurikuler karawitan di MAN 2 Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Sikap Secord and Bacman. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan penyampaian materi dan kegiatan di luar materi ekstrakurikuler karawitan merupakan upaya pembentukan sikap nasionalisme siswa MAN 2 Banyuwangi. Kegiatan penyampaian materi tersebut meliputi pengenalan jenis gamelan, pengenalan nama-nama (alat) gamelan, pengenalan macam-macam gendhing/tembang jawa, pengenalan macam thuthukan, pemeragaan/mempraktekkan cara memainkan alat musik (gamelan) dan pengenalan watak/karakter beberapa tokoh dalam pewayangan. Kegiatan di luar materi ekstrakurikuler karawitan meliputi pembersian ruangan kegiatan ekstrakurikuler karawitan, perawatan alat-alat musik (gamelan) dan pembaharuan ulang nada yang telah berubah. Adapun kendala-kendala yang dihadapi dalam pembentukan sikap nasionalisme siswa melaui kegiatan ekstrakurikuler karawitan yakni keterbatasan waktu yang disediakan dan keterlambatan kehadiran siswa. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi adanya kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler karawitan sebagai upaya pembentukan sikap nasionalisme siswa adalah dengan adanya tambahan di luar jam kegiatan ekstrakurikuler karawitan, pemberian contoh langsung kepada siswa, adanya teguran dan hukuman yang diberikan. Kata Kunci: Sikap nasionalisme, ekstrakurikuler Karawitan. Abstract The purpose of this study is to describe the process of forming students' nationalism attitudes through musical extracurricular activities at MAN 2 Banyuwangi. This research uses a qualitative approach. The theoretical foundation used in this research is Secord and Bacman Attitude Theory. Data collected in this study used observation, interview and documentation techniques. The results of this study indicate that the material delivery activities and activities outside the musical extracurricular material is an effort to form nationalism attitudes of MAN 2 Banyuwangi students. Submission activities include the introduction of gamelan types, the introduction of the names (instruments) of the gamelan, the introduction of various types of Javanese gendhing, the introduction of kinds of thuthukan, reenactment/practicing how to play musical instruments (gamelan) and the introduction of the character/character of some caracters in puppet show . Activities outside karawitan extracurricular material include cleaning the room of karawitan extracurricular activities, maintenance of musical instruments (gamelan) and renewing the tone that has changed. As for the obstacles faced in the formation of student nationalism through musical extracurricular activities namely the limited time provided and the delay in student attendance. The solution taken to overcome the obstacles encountered in the implementation of musical extracurricular activities as an effort to form a nationalism attitude of students is by additional training outside hours of extracurricular musical activities, giving examples directly to students, the reprimand and punishment given. Keywords: Attitude of nationalism, musical extracurricular
PENGARUH TINGKAT PRESTASI BELAJAR PPKn TERHADAP SIKAP TOLERANSI SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 13 SURABAYA Meri Yulianingsih; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.445 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v8n3.p932-946

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan pengaruh tingkat prestasi belajar PPKn terhadap sikap toleransi siswa kelas IX di SMP Negeri 13 Surabaya. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, yang bertempat di SMP Negeri 13 Surabaya. Populasi diambil dari semua siswa kelas IX sejumlah 341 orang. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 52 orang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data angket dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh ditunjukkan dari hasil nilai rata-rata prestasi belajar PPKn yang didapatkan dari Penilaian Akhir Semester Genap tahun 2019/2020 di SMP Negeri 13 Surabaya sebesar 90,134. Nilai tersebut menunjukkan bahwa siswa kelas IX di SMP Negeri 13 Surabaya telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di SMP Negeri 13 Surabaya. Dari hasil penelitian tentang pengaruh tingkat prestasi belajar PPKn terhadap sikap toleransi siswa kelas IX di SMP Negeri 13 Surabaya, maka menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat prestasi belajar PPKn terhadap sikap toleransi siswa. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan Fo > Fa yakni 75,2989 > 4,03 maka Ho (Tidak ada pengaruh antara tingkat prestasi belajar PPKn terhadap sikap toleransi siswa kelas IX di SMP Negeri 13 Surabaya) ditolak dan Ha (Ada pengaruh antara tingkat prestasi belajar PPKn terhadap sikap toleransi siswa kelas IX di SMP Negeri 13 Surabaya) diterima. Maka berdasarkan uji hipotesis tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang positif antara tingkat prestasi belajar PPKn terhadap sikap toleransi siswa kelas IX di SMP Negeri 13 Surabaya. Kata Kunci: tingkat prestasi belajar, sikap toleransi. Abstract It’s research airms to explain the influence of civics learning achievement on the tolerance attitude in class IX at SMP Negeri 13 Surabaya. This research used quantitative approach to the ex post facto method, with research site in SMP Negeri 13 Surabaya. The populations in this research were all students of class IX totaling 341 people. The number of samples used was 52 people. This research used questionnaire and documentation to collect data. The results of this research shows the results of the average value of the PPKn learning student achievements obtained from the final semester assessment in 2019/2020 at SMP Negeri 13 Surabaya of 90,134. These values indicate that IX grade student in SMP Negeri 13 Surabaya has completed KKM in this school. From the results of research on the influence of civics learning achievement on the tolerance attitude in class IX at SMP Negeri 13 Surabaya, then it shows a significant effect of civics learning achievement on the tolerance attitude students. This is evidenced from the results of calculations Fo > Fa is 75,2989 > 4,03 so Ho (no influences between civics learning achievement on the tolerance attitude in class IX at SMP Negeri 13 Surabaya) rejected and Ha (there are influences between civics learning achievement on the tolerance attitude in class IX at SMP Negeri 13 Surabaya) accepted. Then, based on the hypothesis test shows that there is a possitive influence of civics learning achievement on the tolerance attitude in class IX at SMP Negeri 13 Surabaya. Keywords: learning achievement, tolerance attitude.
SIKAP TOLERANSI MASYARAKAT TERHADAP MANTAN PENDERITA KUSTA DI DUSUN SUMBERGLAGAH DESA TANJUNGKENONGO MOJOKERTO Isnanda Heni Arianti; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n2.p641-655

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan alasan yang mendasari masyarakat Dusun Sumberglagah bersikap toleransi terhadap mantan penderita kusta dan mengetahui bentuk-bentuk sikap toleransi masyarakat Dusun Sumberglagah terhadap mantan penderita kusta. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif mendeskripsikan secara luas dan mendalam mengenai fenomena tentang toleransi di masyarakat Dusun Sumberglagah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitan menunjukkan bahwa alasan masyarakat Dusun Sumberglagah memiliki sikap toleransi yakni pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat mengenai penyakit kusta menjadi faktor terbentuknya sikap toleransi masyarakat selain itu, masyarakat Dusun Sumberglagah menerapkan dengan baik nilai-nilai yang menjadi landasan toleransi yaitu nilai agama, nilai kemanusiaan dan persatuan dan nilai kerukunan. Di Dusun Sumberglagah terdapat sikap toleransi dinamis aktif, karena masyarakat membangun kerukunan, keharmonisan, saling membantu, saling menghormati dan kerjasama dalam menyukseskan setiap bentuk-bentuk kegiatan keagamaan seperti beribadah di masjid, silaturahmi dalam perayaan hari raya Idul fitri dan tahlilan rutinan dan bentuk-bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kerja bakti, kegiatan perayaan hari kemerdekaan dan hajatan pernikahan. Kata Kunci : sikap toleransi, masyarakat Dusun Sumberglagah, mantan penderita kusta. Abstract The objectives of this research are describe the reason as the basis of Sumberglagah village who have tolerance on the ex of leprosy’s victim and knowing the kinds of tolerance of the society in Sumberglagah village on the ex of leprosy’s victim. Kinds of the research is descriptive qualitative which has aim to describe broadly and deeply about phenomenon on the tolerance in Sumberglagah village. Technique of data collections are using observing, interviewing deeply and documentation. Data analysis technique done by data collection, data reduction, data service and verification or taking conclusion. The results of the research shows that the reason why Sumberglagah Hamlet community has an attitude of tolerance that is the knowledge possessed by the community about leprosy is a factor in the formation of community tolerance attitude. In addition, Sumberglagah Hamlet community applies well the values ​​that form the basis of tolerance, namely religious values, humanitarian values ​​and unity and the value of harmony. In Sumberglagah Hamlet there is an active dynamic tolerance attitude, because the community builds harmony, harmony, mutual assistance, mutual respect and cooperation in the success of any forms of religious activities such as worship in the mosque, celebrating Eid mubaraq and routine rituals and also social activity in the society such as community service, celebrating wedding ceremony. Keywords : Tolerance, Society of Sumberglagah village, ex of leprosy’s victim.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA DALAM MEMILIH PRODI PPKn DI FISH UNESA Simson Haru Ndama Yilu; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n2.p737-748

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi mahasisa Unesa dalam memilih program studi . Tujuan penelitian ini adalah mendeskrpsikan faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa Unesa dalam memilih prodi PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dan desain penelitian survei. Sampel penelitian berjumlah 80 mahasiswa yang terdiri atas angkatan 2016, 2017, 2018, dan 2019 dengan masing-masing sampel 20 mahasiswa/angkatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuesioner atau angket tertutup. Hasil penelitian menunjukkan minatmahasiswa dalam memilih prodi PPKn di Unesa sebesar 68,55% atau cukup tinggi, motivasi mahasiswa juga cukup tinggi sebesar 69,08%, pekerjaan yang turut mempengaruhi mahasiswa dalam memilih prodi juga sangat tinggi hal ini di buktikan oleh sekitar 83,74% responden, lingkungan keluarga yang mempengaruhi proses dan hasil belajar, dimana sekitar 78,79% rata-rata responden menyatakan bahwa lingkungan keluarga yang harmonis sangat mempengaruhi keberhasilan seseoraang dalam belajar, lingkungan kampus juga mempengaruhi proses pembelajaran dengan baik dan maksimal.. Hal ini di buktikan oleh sekitar 78,36% rata-rata responden menyatakan bahwa lingkungan masyarakat yang baik dan harmonis juga menjadi tempat yamg mengembangkan potensi diri melalui organissasi masyarakat yang justru dapat mempengharuhi keberhasilan seseorang dalam belajar Kata Kunci : Faktor-faktor yang mempengaruhi, Prodi PPKn, Unesa Abstract This Study aims to analize the factors that influence students in choosing a study program. The purpose of this study is to describe the factors that influence Unesa students in choosing PPKn study programs. This research uses a quantitative approach using descriptive research methods and survey research designs. The research sample consisted of eighty students consisting of class 2016, 2017, 2018, and 2019 with each sample of 20 students / class. Data collection techniques used were questionnaires or closed questionnaires. The results showed that students' interest in choosing PPKn study programs at Unesa was 68.55% or quite high, student motivation was also quite high at 69.08%, work that also influenced students in choosing study programs was also very high, this was proven by around 83.74 % of respondents, the family environment that affects the process and learning outcomes, where around 78.79% of the average respondent stated that a harmonious family environment greatly influences the success of a person in learning, the campus environment also influences the learning process well and maximally.. This is proven by around 78.36% of the average respondent stating that a good and harmonious community environment is also a place that develops one's potential through community organizations that can actually affect one's success in learning Keywords: Factors that influence, PPKn Study Program, Unesa