Wiyana Wiyana
Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNS

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Panjaminan Mutu Pendidikan Dengan TOGAF ADM Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Wiyana, Wiyana; Winarno, Wing Wahyu
Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2015): Januari-Juni
Publisher : Prodi Sistem Informasi - Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.285 KB) | DOI: 10.26594/register.v1i1.401

Abstract

Perencanaan penerapan teknologi informasi digunakan untuk menciptakan keselarasan dengan fungsi bisnis bagi kebutuhan organisasi. Kerangka penyelarasan kesenjangan organisasi dibutuhkan sebagai paradigma dalam merencanakan, merancang, dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan Enterprise Architecture (EA). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai institusi pendidikan dalam mengembangkan arsitektur enterprise mengadopsi framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM) untuk mengintegrasikan fungsi bisnis sekolah guna mendukung Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP). Metodologi perancangan EA dengan membangun arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi menghasilkan blueprint yang dijadikan model dasar dalam pengembangan arsitektur untuk mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi. Pengujian validitas rancangan EA digunakan EA Scorecard untuk metode analisanya. Tahapan rancangan untuk implementasi disesuaikan dengan standar tata kelola teknologi informasi dari kerangka Permenkominfo No.41 tahun 2007 dan critical succes factor untuk keberhasihan penerapan rancangan EA.
Sistem Panjaminan Mutu Pendidikan Dengan TOGAF ADM Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Wiyana, Wiyana; Winarno, Wing Wahyu
Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2015): January
Publisher : Information Systems - Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/register.v1i1.401

Abstract

Perencanaan penerapan teknologi informasi digunakan untuk menciptakan keselarasan dengan fungsi bisnis bagi kebutuhan organisasi. Kerangka penyelarasan kesenjangan organisasi dibutuhkan sebagai paradigma dalam merencanakan, merancang, dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan Enterprise Architecture (EA). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai institusi pendidikan dalam mengembangkan arsitektur enterprise mengadopsi framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM) untuk mengintegrasikan fungsi bisnis sekolah guna mendukung Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP). Metodologi perancangan EA dengan membangun arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi menghasilkan blueprint yang dijadikan model dasar dalam pengembangan arsitektur untuk mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi. Pengujian validitas rancangan EA digunakan EA Scorecard untuk metode analisanya. Tahapan rancangan untuk implementasi disesuaikan dengan standar tata kelola teknologi informasi dari kerangka Permenkominfo No.41 tahun 2007 dan critical succes factor untuk keberhasihan penerapan rancangan EA.
Implementasi Smart Digital Madrasah pada Access Layanan System di MAN Sukoharjo Wiyana, Wiyana
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/0vq2ac19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mendeskripiskan implementasi Smart Digital Madrasah Pada Access Layanan System di MAN Sukoharjo. 2) Untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan implementasi Smart Digital Madrasah Pada Access Layanan System di MAN Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik kualitatif deskriptif. Analisis data penelitian diperoleh dari proses pencarian dan penyusunan secara sistematis, data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan lapangan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Smart Digital Madrasah diawali dengan pengembangan infrastruktur yang memadai dan pelatihan bagi guru untuk memastikan mereka dapat menggunakan teknologi secara efektif; namun ditemukan beberapa kendala yaitu a) kesiapan sumberdaya manusia, b) infrastruktur teknologi, c) faktor ekternal.