Nuhbatul Basyariah
STEI Hamfara Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Pemahaman Karyawan Bank Syariah terhadap Produk Tabungan Wadiah pada Bank Syariah di Yogyakarta Nuhbatul Basyariah
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman karyawan Bank Muamalat Indonesia cabang Yogyakarta pada produk tabungan wadiah. Jenis penelitian field research dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam lima kriteria likert dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel 48 responden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif frekuensi. Sedang uji persepsi menggunakan Chi-Square, diolah menggunakan SPSS 20.0. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman karyawan Bank Muamalat Indonesia cabang Yogyakarta pada produk tabungan wadiah termasuk pada kriteria paham terhadap ketujuh pertanyaan yaitu definisi secara bahasa (194.359), definisi wadiah menurut Imam Syafi’i (77.459), indikator tabungan (163.818), biaya administrasi (151.347), jenis tabungan (185.582), bentuk penarikan (110.167), serta karakteristik akad tabungan wadiah (136.297). Dan untuk ketiga pertanyaan tentang penarikan tabungan (192.369), ciriciri tabungan wadiah (93.246), landasan tabungan (33.333), jenis jenis tabungan (Wadiah Yad Al-Amanah) (30.083) dan jenis-jenis tabungan (Wadiah Yad Dhamanah) (27.000) termasuk dalam kriteria sangat paham. Kata Kunci: Tingkat Pemahaman, Tabungan Wadiah, Akad Wadiah.
LARANGAN JUAL BELI GHARAR: KAJIAN HADIST EKONOMI TEMATIS BISNIS DI ERA DIGITAL Nuhbatul Basyariah
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.71.2902

Abstract

The development of transaction and business models in the current digital era requires Muslims to understand the facts and concepts of correct transactions, in order to avoid acts that violate sharia, one of which is transactions that contain gharar. To understand sharia, we must learn from sources of Islamic law, one of which is the hadith of the Prophet Muhammad. This study aims to describe and analyze comprehensively with various sides of the study of economic hadith about gharar in business. This research is a qualitative type with a literature study approach. The results of the study show that there are many hadiths that explain prohibited buying and selling and business transactions due to the presence of gharar or unclear elements. Because it can harm one of the parties to the transaction. A business is said to be permissible or lawful if it is free from all elements of maghrib; maysir, gharar, usury.