Nur Rif’ah Hasaniy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potret Kenakalan Remaja dalam Novel Versus: Selalu Ada Harapan Diantara Perbedaan Karya Robin Wiyaya Nur Rif’ah Hasaniy
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena kenakalan remaja dalam novel Versus karya Robin Wijaya. Pembahasan dikerucutkan ke dalam dua hal, yakni bentuk-bentuk kenakalan remaja dan faktor-faktor penyebab kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra Wellek dan Warren, khususnya teori sosiologi karya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model kajian library research. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Analisis data penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyeleksi data, kemudian menginterpretasikan data secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah, pertama, bentuk-bentuk kenakalan remaja dalam novel Versus karya Robin Wijaya dapat dipetakan menjadi empat kategori, yakni kenakalan yang menimbulkan korban fisik, kenakalan yang menimbulkan korban materi, kenakalan yang tidak menimbulkan korban dipihak orang lain, dan penyimpangan status. Kedua, faktor-faktor penyebab kenakalan remaja dalam novel Versus karya Robin Wijaya adalah faktor internal, yakni yang berkaitan dengan emosional diri pelaku, dan faktor eksternal, yakni pengaruh dari luar diri pelaku, khususnya dalam konteks ini ialah berasal dari lingkungan. Kata Kunci: Sosiologi karya; kenakalan remaja; novel Versus; tawuran
Melampaui Batas Fisik: Segregasi Sosial dalam Kontestasi Ruang Keagamaan Perkotaan Azisurrohman, Abdul; Nur Rif’ah Hasaniy
SOSIOLOGIA : Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Sosiologia : Jurnal Agama dan Masyarakat
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sosiologia.v3i1.10363

Abstract

Religious spatial segregation is an increasingly prominent phenomenon in Indonesia's urban landscape. This study analyzes how the spatial dimension of religion contributes to polarization and conflict between religious groups in urban societies. Using a qualitative descriptive approach and literature review method, this research explores the forms, impacts, and prevention efforts of religious spatial segregation through analysis of cases involving the dissolution of religious rituals and rejection of houses of worship construction. Based on the concept of Religion and Space by Lili Kong and Orlando Wood, this study argues that the spatial dimension of religion reinforces the boundaries of religious differences, transforming them from imaginary to clear and practical boundaries, thus giving rise to tensions between religious groups. Furthermore, social segregation is created not only due to the monopolization of space by religious identities but also because space is always associated with power and regulation. To address religious violence resulting from segregation, this study proposes a peacebuilding design with an integrative structural and socio-cultural approach. The research findings indicate that the concept of religious spatiality is ambiguous and paradoxical, where blurred categorizations of space trigger contestation of meaning between groups, potentially leading to conflict and violations of religious freedom. This study contributes to a more comprehensive understanding of the dynamics of religious conflict in urban contexts and highlights the importance of a spatial approach in conflict resolution and peacebuilding efforts.