Stephen Curkpatrick
STTJKI (Salatiga, Indonesia)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CHEWING TEXT Stephen Curkpatrick
SIAP: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 11, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Jemaat Kristus Indonesia, Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55087/siap.v11i1.22

Abstract

Penghafalan teks-teks Alkitab memiliki asumsi implisit yang berkaitan dengan Alkitab — bahwa kata-kata itu adalah firman Tuhan. Dihafal, kata-kata ini dapat mengasumsikan sedikit nada ajaib. Sebaliknya, teologi firman yang Kristologis, dengan Alkitab yang dihasilkan sebagai kesaksian firman ini, mengundang eksplorasi nada, isi dan dorongan kata-kata testimonial yang diekspresikan melalui tulisan-tulisan kontekstual dalam waktu, bahasa dan budaya. Mengunyah teks-teks Alkitab adalah mencerna dan mengubah kata-kata ini menjadi ekspresi material yang diperbarui di tengah kehidupan kontemporer, menunjukkan dorongan kristologis abadi dari firman Allah akan kemurahan hati dan kebenaranyang nyata.
Saving time, redeeming time Stephen Curkpatrick
SIAP: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Jemaat Kristus Indonesia, Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55087/siap.v11i2.30

Abstract

Waktu adalah keberadaan. Menghemat waktu mungkin menambah kualitas dalam hidup kita. Untuk mendapatkan lebih banyak waktu dan kebebasan melalui teknologi hemat waktu, kita semakin terpancang pada komoditas teknologi yang memungkinkan penghematan waktu untuk memberi lebih banyak kebebasan. Audit kualitatif pada teknologi penghematan waktu akan memoderasi asumsi ini, dengan peluang penggunaan dan penghematan waktu yang saling dinetralkan, kecuali untuk kewaspadaan terhadap penyimpangan pemakaian waktu secara diam-diam oleh komoditas. Kecerdasan dan relasionalitas menawarkan kemungkinan alami untuk menghemat waktu, meskipun kecerdasan dapat pula menunjukkan ketidakpedulian relasional. Dalam relasionalitas kita memperoleh banyak untaian narasi kehidupan, menambahkan waktu dan dorongan aktif untuk keberadaan tunggal kita.