Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penyusunan Standar Laporan Keuangan EMKM Untuk Pengajuan Kredit Pinjaman Kepada Perbankan Pada Perusahaan Alif Production Nurcholis Majid; Yayuk Nurjanah; Rini Gusdiani
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 1 No 2 (2021): JABKES Edisi Desember 2021
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v1i2.1341

Abstract

Penyusunan ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM pada Perusahaan Alif Production dan mengetahui berapa besar laba yang diperoleh oleh perusahaan setiap bulan nya, yang mampu di nilai likuiditasnya dan berguna sebagai pendukung pengajuan kredit usaha rakyat kepada perbankan. Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2015) dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) No. 1 dikemukakan laporan keuangan merupakan bagian proses dari pelaporan keuangan dan laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Laporan keuagan yang lengkap biasanya menilputi laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya, sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana), catatan atas laporan keuangan. Hasil penyusunan ini menunjukan bahwa banyak kendala-kendala yang mempengaruhi gagal nya pencatatan laporan keuangan, karena kurang nya pemahaman bentuk pencatatan keuangan yang dilakukan sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki pemilik usaha. Jadi, pengetahuan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap bentuk penyusunan laporan keuangan yang diterapkan di perusahaan Alif Production, dan tidak adanya pengawasan dari pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuanfan UMKM terutama dari pihak pemerintah, lembaga-lembaga terkait dan regulator. Padahal kepedulian terhadap pengembangan UMKM sudah mestinya menjadi tanggung jawab semua pihak sesuai dengan bidang yang digelutinya. Pihak perbankan menjadi salah satu pihak ketiga yang berhubungan terkait dengan permodalan UMKM adalam pihak perbankan. Hasil evaluasi pada penyusunan ini mengetahui bahwa Perusahaan Alif Production mampu mendapatkan laba sebesar Rp. 6.000.000 setiap bulannya, dimana perhitungan laporan laba keuangan dibuat oleh penyusun sehingga bisa menjadi pedoman pencatatan keuangan oleh pemilik perusahaan untuk bulan bulan selanjutnya. Dengan hal ini diharapkan perusahaan Alif Production konsisten dalam melakukan Pencatatan laporan keuangannya setiap bulannya guna untuk mengajukan kredit usaha rakyat kepada perbankan. Keywords : Laporan keuangan, Kredit Usaha Rakyat
PENGGUNAAN METODE BENEISH RATIO DALAM PENDETEKSIAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Lukas Murdihardjo; Yayuk Nurjanah; Febriani Indah Sari
JURNAL AKUNTANSI Vol 10, No 1 (2021): JURNAL AKUNTANSI
Publisher : STIE Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/ja.v10i1.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan terhadap laporan keuangan dengan menggunakan Metode Beneish Rasio Indeks pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman yang Listing di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder periode 2015 sampai dengan 2019, yang diperoleh dari website www.idx.com dengan jumlah 12 sampel perusahaan subsektor makanan dan minuman untuk mengetahui perusahaan mana yang tergolong manipulator, non manipulator, dan grey company. Teknik pengambilan data menggunakan metode purposive sampling, dimana penulis hanya mengambil data- data yang sesuai dengan kriteria yang penulis inginkan. Penulis menggunakan teknik analsis data deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Beneish Rasio Indeks. Berdasarkan penelitian , pendeteksian ini dapat diselesaikan dengan menggunakan 8 variabel Beneish Ratio Index yaitu DSRI, GMI, AQI, SGI, DEPI, SGAI, LVGI, dan TATA. Dimana hasil dari periode 2015 sampai dengan 2019 menunjukan bahwa ada 1 perusahaan yang terindikasi manipulator, 51 perusahaan non manipulator, dan 8 perusahaan grey company. Kata Kunci : Beneish Rasio Indeks, Kecurangan Laporan Keuangan, Kecurangan 
Evaluasi Pengelolaan Keuangan Sekolah Berdasarkan PSAK 45 Kristin Ninta Ginting; Yayuk Nurjanah
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 2 No 3 (2022): JABKES Edisi Desember 2022
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v2i3.1471

Abstract

Evaluation is the process of describing, obtaining, and presenting useful information to formulate an alternative decision. Evaluation is part of the management system, namely planning, organization, implementation, monitoring and evaluation. Financial management is planning, controlling, organizing, controlling resources related to funds so that the goals of an organization can be achieved. Financial management is very important because without financial management, finances cannot run properly and smoothly. Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) No. 45 on Financial Reporting of Non-Profit Organizations. Non-profit organizations are usually engaged in services by providing services to the community. The forms of service also vary from education, health to religion. The objectives of this discussion are: (1) knowing financial management at Kosgoro High School, (2) knowing the financial reports at Kosgoro High School, Bogor City, (3) knowing whether the financial reports at Kosgoro High School Bogor City are in accordance with PSAK 45. The results of this discussion indicate that the financial management at SMA Kosgoro is in accordance with PSAK 45 but has not been fully realized according to the recommendations of PSAK 45. Keywords: Evaluation, financial management, PSAK 45
Pengaruh Financial Technology Terhadap Pendapatan UKM di Bogor Toni Andrianto; Yayuk Nurjanah
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol 11 No 1 (2023): JIAKES Edisi April 2023
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v11i1.1657

Abstract

Financial technology (fintech) is an innovation in the field of financial services which is a service to access financial resources easily and quickly. Business actors can use fintech as a tool to help finance capital, digital payment services and financial management. Local business or UKM currently have difficulties in terms of digital payment services and financial arrangements with fintech being able to overcome this. The role of fintech is not only limited to commercial capital financing but can also expand to various aspects such as digital payment services and financial management. This study aims to determine the effect of financial technology proxied by digital payments and financial management on income. The method of analysis used multiple linear regression. The sample in this study were 124 UKM in Bogor. This study reveals that digital payments and financial management have a positive and significant effect on income.
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Nishrina Atharrizka; Yayuk Nurjanah; Toni Andrianto
Jurnal Informatika Kesatuan Vol 1 No 2 (2021): JIKES Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.065 KB) | DOI: 10.37641/jikes.v1i2.889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem informasi akuntansi dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah pemerintah daerah Kota Bogor. Sample penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode sampling insidental yang diperoleh dari kepala sub bagian keuangan, bendahara dan staf bagian keuangan, maka di dapat responden 48 orang responden. Data dikumpulkan dengan menyebarkan langsung kuidioner kepada responden yang bersangkutan. Teknik analisi data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji t, dan uji f, dengan bantuan SPSS 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Sistem Informasi Akuntansi (SIA) tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, (2) Sistem Pengendalian Internal (SPI) tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan,. Kata Kunci : Sistem informasi akuntansi, sistem pengendalian internal, kualitas laporan keuangan pemerintah daerah
Tinjauan Pengelolaan Piutang pada PT. Sarana Cipta Unggul Natasha Marnafa Setiawan Seputri; Yayuk Nurjanah
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 3 No 1 (2023): JABKES Edisi April 2023
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v3i1.1866

Abstract

ABSTRACTReceivables are one component of assets that determine the smooth running of a company's operations. In the balance sheet reported in assets. Receivables are liquid current assets because they can be turned into cash immediately, namely within a maximum period of one year. In addition, the amount of company receivables in one period is generally quite material, so that the administration of the recording and presentation must be carried out properly, in accordance with the provisions stipulated in generally accepted financial accounting principles.The purpose of this review is to be able to find out how the policies regarding receivables are and find out how the policies and management of receivables are at PT Sarana Cipta Unggul which is engaged in renting forklifts and heavy equipment. The results of the review show the policy regarding receivables at PT. Sarana Cipta Unggul with the classification of trade receivables, other receivables, employee receivables and Affiliate receivables.The accounting treatment of accounts receivable at PT Sarana Cipta Unggul is actually in accordance with the company's Standard Operating Procedure. This is evidenced by the recognition of receivables by recording leases and receivables income with complete documents. In addition, there is also an aging analysis of receivables. But it still needs to be improved because the average calculation of accounts receivable is still 182.5 days. This indicates that the rotation is running slowly. This means that the collection section is still not working optimally or there are still a lot of bad debts. It is suggested to PT Sarana Cipta Unggul to review its receivables policy to minimize bad debts and to further improve its collection performance.. Keywords: Receivables, Accounts Receivable Policy, Receivable Constraints