Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Kemudahan, Kegunaan, Kesiapan Teknologi Informasi, serta keamanan dan Kerahasiaan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pribadi dalam Penggunaan E-Filing Deviana Eka Ramayanti; Khusnatul Zulfa Wafirotin; Arif Hartono
JAPP: JURNAL AKUNTANSI, PERPAJAKAN DAN PORTOFOLIO Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/japp.v1i1.4104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, kegunaan, kesiapan teknologi informasi, serta keamanan dan kerahasiaan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi dalam penggunaan e-filing di Kabupaten Ponorogo. Populasi penelitian adalah seluruh aparatur sipil negara di wilayah Kementrian Agama Kabupaten Ponorogo yang terdaftar sebagai wajib pajak pribadi sebanyak 742 orang, dan dihtung menggunakan rumus slovin diperoleh sampel sebanyak 260 orang. Metode analisis data secara kuantitatif menggunakan uji validitas dan relibilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, dan heterokedasitas), serta uji hipotesis (regresi linier berganda, uji T, dan uji F) dengan menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, persepsi kegunaan, dan persepsi keamanan dan kerahasiaan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi dalam penggunaan e-filing. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa persepsi kesiapan teknologi informasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi dalam penggunaan e-filing. Wajib pajak belum siap secara tekologi informasi dalam membayar pajak pribadi menggunakan e-filing. Sedangkan persepsi kemudahan, kegunaan, kesiapan teknologi informasi, serta keamanan dan kerahasiaan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi dalam penggunaan e-filing di Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan nilai determinasi R2 persepsi kemudahan, kegunaan, kesiapan teknologi informasi, serta keamanan dan kerahasiaan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi dalam penggunaan e-filing sebesar 31,2%. Kata Kunci:Persepsi Kemudahan, Persepsi Kegunaan, Persepsi Kesiapan Teknologi Informasi, Persepsi Keamanan dan Kerahasiaan,  Kepatuhan Wajib Pajak Pribadi, Penggunaan E-Filing
Pengaruh Kecukupan Modal dan Penyaluran Kredit Terhadap Profitabilitas dengan Rasio Kredit Bermasalah Sebagai Variabel Moderating pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Alfi Agustin Puspita Dewi; Arif Hartono; Ika Farida Ulfah
Journal of Islamic Banking Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Islamic Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Al Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of capital adequacy and lending on profitability with the ratio of non-performing loans as a moderating variable. This study was conducted on conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018-2020 period using purposive sampling with several criteria. The number of samples selected were 12 banks with a period of 3 years so that the number of samples was 36 observations. The data analysis technique is Moderated Regression Analysis. The results showed that capital adequacy had no significant effect on profitability. This means that when a bank has large capital but cannot use its capital effectively in order to make a profit, it results in large capital not being able to generate high profitability. Credit distribution has no significant effect on profitability. This shows that the higher the LDR level, the worse the bank's liquidity status, because placements on credit are also financed from third party funds. The high LDR allows banks to refuse to provide loans or in other words banks will limit lending. Non-performing loans are unable to moderate the relationship between capital adequacy and profitability. This means that the increase in NPL is due to an increase in non-performing loans to total loans owned by banks. Banks need to provide adequate capital to cover risks arising from lending. Non-performing loans are not able to moderate the relationship between lending to profitability. An unhealthy LDR level indicates that the amount of credit disbursed exceeds funds from third parties.
Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) pada Perusahaan Subsektor Konstruksi Berat dan Teknik Sipil yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Ulul Az’mi; Dwiati Marsiwi; Arif Hartono
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1950

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengukuran kinerja keuangan berbasis penciptaan nilai pada perusahaan subsektor konstruksi berat dan teknik sipil yang memiliki karakteristik padat modal dan berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan menggunakan metode Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian terdiri atas 29 perusahaan subsektor konstruksi berat dan teknik sipil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling dan diperoleh 8 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Instrumen penelitian berupa laporan keuangan tahunan dan data pasar saham yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data dilakukan melalui perhitungan EVA dan MVA serta analisis deskriptif terhadap hasil pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh perusahaan memiliki rata-rata EVA positif dan satu perusahaan memiliki rata-rata EVA negatif. Pada pengukuran MVA, satu perusahaan memiliki rata-rata MVA positif dan tujuh perusahaan memiliki rata-rata MVA negatif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi secara internal, namun belum mampu meningkatkan nilai pasar secara optimal sehingga terdapat ketidaksesuaian antara kinerja internal perusahaan dan penilaian pasar.
Pengaruh Risiko Kredit, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai, Loan to Deposit Ratio, dan Kecukupan Modal terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan Umum Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Adelia Ayuningtias; Khusnatul Zulfa Wafirotin; Arif Hartono
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2144

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya profitabilitas perbankan umum konvensional di Indonesia pada periode pascapandemi, meskipun aktivitas intermediasi perbankan terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh risiko kredit (Non-Performing Loan), Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap profitabilitas (Return on Assets) pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi terdiri dari 43 bank, dengan sampel 27 bank yang dipilih menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 135 observasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, CKPN dan CAR berpengaruh positif signifikan, sedangkan LDR tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien determinasi sebesar 22,2 persen. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas bank lebih dipengaruhi oleh kualitas risiko kredit, kebijakan pencadangan, dan kecukupan modal dibandingkan efektivitas penyaluran dana.
ANALISIS DU PONT SYSTEM UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN SUB SEKTOR PLASTIK DAN KEMASAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2020-2024 Aulia Ika Febriani; Arif Hartono; Dwiati Marsiwi
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i3.9126

Abstract

This study aims to assess the financial performance of plastic and packaging subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2024 period. The research method used is descriptive quantitative analysis using secondary data in the form of financial reports obtained from the website www.idx.co.id. The sample was selected using purposive sampling. The analysis technique used includes the du pont system analysis which includes the net profit margin ratio, total asset turnover, equity multiplier, return on investment, return on equity, with a time series and cross-section approach as well as a comparison with the industry average. The results of the analysis are used to identify the causes and impacts on the company. The results of the time series analysis using NPM tended to decrease by an average of 5.35% during the 2020-2024 period. Based on the TATO ratio, it tended to decrease by an average of 0.92 times. Based on the EM ratio, it tended to increase by an average of 1.52 times. Based on the ROI ratio, it tended to decrease by an average of 5.58%. Based on the ROE ratio, it tended to increase by an average of 7.89%. Meanwhile, the analysis of the results using a cross-sectional approach shows that the highest NPM was achieved by IMPC. The highest TATO was achieved by PBID. The highest EM was achieved by SMKL. The highest ROI was achieved by PBID. The highest ROE was achieved by PBID.
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN KELAPA SAWIT YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2020-2024 Amelina Dwi Febriana; Arif Hartono; Khusnatul Zulfa Wafirotin
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i3.8634

Abstract

Fluktuasi harga minyak sawit yang dipengaruhi oleh kenaikan biaya pupuk dan penurunan produksi akibat cuaca memiliki dampak yang berbeda pada perusahaan, yaitu peningkatan laba ketika harga naik dan penurunan ketika harga turun. Studi ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan sub-sektor perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Metode penelitian yang analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh melalui situs web www.idx.co.id. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan meliputi rasio keuangan, rasio yaitu lancar, utang terhadap ekuitas, margin laba bersih, dan perputaran total aset, dengan pendekatan time series dan cross-section serta perbandingan dengan standar industri. Hasil analisis digunakan untuk mengidentifikasi potensi penyebab dan dampaknya pada perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam jangka waktu tertentu, rasio lancar cenderung meningkat (rata-rata 227%), rasio utang terhadap ekuitas menurun (rata-rata 86%), margin laba bersih meningkat (rata-rata 12%), perputaran total aset (0,68 kali) meningkat tetapi masih di bawah standar industri. Secara lintas sektoral, LSIP menunjukkan kinerja terbaik, sedangkan SMAR memiliki efisiensi aset tertinggi. Secara keseluruhan, LSIP adalah perusahaan dengan kinerja keuangan yang unggul. Kata kunci:Kinerja keuangan, rasio keuangan, laporan analisis keuangan
Manajemen Keuangan Berbasis Penerapan Nilai-Nilai Profetik Saiful Muchlis; Rimi Gusliana Mais; Arif Hartono
Musyarakah: Journal of Sharia Economic (MJSE) Vol 2, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mjse.v2i1.5034

Abstract

This study discusses to study the process of financial management and implementation of prophetic values in financial management at the Office of the Ministry of Religion in Takalar Regency. Prophetic values in this study include shiddiq, amanah, fathanah, and tabligh. This type of research is field research using qualitative research types with interpretive paradigms and using phenomenological and theological research. The results of this study prove that the financial management in the Office of the Ministry of Religion of Takalar Regency has been carried out according to the procedures performed. Knowledge and implementation of prophetic values by financial managers in the Office of the Ministry of Religion in Takalar Regency is realized through the Five Culture of Work of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia, namely Integrity, professionalism, innovation, responsibility, and exemplary. Researchers see the prophetic value in the financial management of Takalar Regency cultivated through the awareness of the managers to always increase their faith by performing the dhuha prayer, and reading the Qur'an before starting activities in the work environment.
Analisis Kinerja Keuangan Metode Du Pont System dan Analisis Trend Pada PT Adaro Energy Tbk Tahun 2020-2023: PT Adaro Energy Tbk Fadilla Margaretha Ayu Daratista; Arif Hartono; Riza Dessy Nila Ayutika
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jakbs.v3i2.3227

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan selama periode 2020-2023 dengan menggunakan metode analisis Du Pont System dan analisis Trend. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan data sekunder laporan keuangan neraca dan laba rugi yang di peroleh dari Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode 2020-2023 PT Adaro Energy Tbk dilihat dari analisis Du pont system dengan Net Profit Margin dikategorikan baik, dikarenakan mampu menghasilkan laba bersih yang konsisten terhadap total penjualan bersih. Total Asset Turnover dikategorikan kurang baik, karena nilai perputaran aset berada di bawah standar industri, menandakan bahwa pemanfaatan aset untuk menghasilkan pendapatan masih belum optimal. Return on Investment berada pada kategori kurang baik, karena masih di bawah standart industri yang menunjukkan bahwa efektivitas perusahaan dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh keuntungan belum maksimal. Equity Multiplier berada pada kategori kurang baik, karena mencerminkan bahwa perusahaan lebih mengandalkan pembiayaan dari ekuitas dibandingkan dengan utang. Return on Equity dikategorikan kurang baik, dikarenakan perusahaan belum mampu memberikan pengembalian yang optimal dan konsisten kepada pemegang saham. Hasil Analisis trend neraca dikategorikan baik setiap pos keuangan perusahaan menunjukkan dinamika yang cukup signifikan. Hasil Analisis trend laporan laba rugi dikategorikan baik karena kinerja perusahaan secara umum menunjukkan pertumbuhan positif, terutama ditinjau dari pendapatan usaha dan laba tahun berjalan yang mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya.
Kebijakan Hutang, Investment Opportunity Set (IOS), dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Dividen Arif Hartono; Merie Satya Angraini
Journal of Economic and Business Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/joebis.v3i1.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kebijakan Hutang, Investment Opportunity Set (IOS), dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-komparatif, dengan regresi linier berganda sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hutang berpengaruh signifikan negatif terhadap kebijakan dividen, menegaskan bahwa perusahaan dengan leverage tinggi cenderung menahan laba untuk memenuhi kewajiban utang. Sebaliknya, IOS berpengaruh signifikan positif, menunjukkan perusahaan dengan peluang investasi tinggi tetap membagikan dividen sebagai strategi pertumbuhan dan sinyal pasar. Sementara itu, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan, menandakan laba bersih bukan faktor dominan dalam penentuan dividen pada sektor ini. Temuan ini menegaskan bahwa struktur modal dan peluang investasi lebih menentukan kebijakan dividen dibandingkan profitabilitas. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen dalam merumuskan strategi distribusi laba yang seimbang antara pertumbuhan perusahaan dan kepuasan pemegang saham, serta menjadi kontribusi empiris bagi literatur keuangan di pasar modal Indonesia.
Analysis of the Altman, Springate, Zmijewski, and Grover Methods in Predicting Bankruptcy in Retail Electronics Sub Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2022 Period Arif Hartono; Wahyu Riskina Dita; Ika Farida Ulfah
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 20 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v20i2.2025.pp341-353

Abstract

Companies with good financial conditions are able to maintain the stability of their operational activities so that profits can increase so that the company avoids the possibility of bankruptcy. The purpose of this study is to predict the potential for bankruptcy using the Altman, Springate, Zmijewski, and Grover methods and to measure the level of accuracy of each method in predicting bankruptcy in Electronic Retail Subsector Companies listed on the IDX for the 2019-2022 period. Bankruptcy is a condition that is not expected to occur in a company where the company is unable to carry out operational activities and its financial management stops. To analyze bankruptcy predictions, researchers use the Altman, Springate, Zmijewski, and Grover methods as measuring tools for predicting potential bankruptcy. This study uses a quantitative analysis method with a descriptive research type. The sample used in this study was 6 Electronic Retail Subsector companies listed on the IDX for the 2019-2022 period with a sampling method using saturated samples. Namely, all members of the population are sampled. The data collection method in this study uses financial report documentation. The results of the study show that the company that is predicted to have the most potential to go bankrupt is PT. Globe Kita Terang tbk using all four prediction methods. The bankruptcy prediction method used in this study with the highest level of accuracy is the Zmijewski and Grover method of 66.67%.