Yunus Mustaqim Sutriyo
STIKES Muhammadiyah Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Spiritual Entrepreneurship Dalam Jiwa Perawat Yunus Mustaqim Sutriyo
Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 2 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i2.410

Abstract

Seorang perawat terpersepsikan sebagai seorang profesional yang dicetak untuk bekerja pada sebuah institusi yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan, baik di luar maupun di dalam negeri. Sehingga perawat sepertinya hanya dapat bekerja sebagai pemberi asuhan keperawatan di rumah sakit, klinik, ataupun institusi pendidikan keperawatan yang tentunya identik dengan gajian atau menunggu gaji bulanan. Satu hal besar yang seharusnya tidak diabaikan oleh seorang perawat adalah betapa besarnya peluang bagi seorang perawat untuk menjadi seorang entrepreneur. Penelitian ini menganalisis tentang alasan mengapa spirit Islam mampu menyumbangkan nilai-nilai yang dapat membentuk jiwa kewirausahaan, bagaimana spiritual entrepeneurship dalam jiwa perawat. Dengan melakukan penelitian ini, diperoleh hasil bahwa spiritual entrepreneurship dalam jiwa perawat sangat diperlukan, karena seorang entrepreneurship harus memiliki spiritual yang kuat, sebab Islam adalah agama yang kaaffah. Sektor wirausaha, yang sering dikategorikan sebagai profan, tidak mereka pisahkan dari nilai-nilai spiritual. Antara dunia dan akhirat. Keseimbangan tersebut bermakna bahwa mencari rezeki harus dilakukan dengan tetap dalam kerangka ketuhanan, karena Allah SWT yang memiliki rezeki. Maka menjadi tidak logis jika dalam mencari rezeki justru melupakan yang memiliki rezeki tersebut. Sehingga Islam telah memberikan jalan untuk membuka pintu-pintu rezeki itu, yakni dengan memupuk sifat, ciri, dan watak yang harus dimiliki seseorang muslim dan muslimat untuk diwujudkannya dari gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif atau lebih dikenal mutiara kegiatan kewirausahaan (entrepreneurship).Kata Kunci: Spiritual, Entrepeneurship, Jiwa Perawat
Spiritual Entrepreneurship Dalam Jiwa Perawat Yunus Mustaqim Sutriyo
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 2 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i2.410

Abstract

Seorang perawat terpersepsikan sebagai seorang profesional yang dicetak untuk bekerja pada sebuah institusi yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan, baik di luar maupun di dalam negeri. Sehingga perawat sepertinya hanya dapat bekerja sebagai pemberi asuhan keperawatan di rumah sakit, klinik, ataupun institusi pendidikan keperawatan yang tentunya identik dengan gajian atau menunggu gaji bulanan. Satu hal besar yang seharusnya tidak diabaikan oleh seorang perawat adalah betapa besarnya peluang bagi seorang perawat untuk menjadi seorang entrepreneur. Penelitian ini menganalisis tentang alasan mengapa spirit Islam mampu menyumbangkan nilai-nilai yang dapat membentuk jiwa kewirausahaan, bagaimana spiritual entrepeneurship dalam jiwa perawat. Dengan melakukan penelitian ini, diperoleh hasil bahwa spiritual entrepreneurship dalam jiwa perawat sangat diperlukan, karena seorang entrepreneurship harus memiliki spiritual yang kuat, sebab Islam adalah agama yang kaaffah. Sektor wirausaha, yang sering dikategorikan sebagai profan, tidak mereka pisahkan dari nilai-nilai spiritual. Antara dunia dan akhirat. Keseimbangan tersebut bermakna bahwa mencari rezeki harus dilakukan dengan tetap dalam kerangka ketuhanan, karena Allah SWT yang memiliki rezeki. Maka menjadi tidak logis jika dalam mencari rezeki justru melupakan yang memiliki rezeki tersebut. Sehingga Islam telah memberikan jalan untuk membuka pintu-pintu rezeki itu, yakni dengan memupuk sifat, ciri, dan watak yang harus dimiliki seseorang muslim dan muslimat untuk diwujudkannya dari gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif atau lebih dikenal mutiara kegiatan kewirausahaan (entrepreneurship).Kata Kunci: Spiritual, Entrepeneurship, Jiwa Perawat