Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRATED CHARACTER EDUCATION MODEL SEBAGAI ALTERNATIF SOLUSI MENGATASI DEGRADASI MORAL PELAJAR INDONESIA Prasetiawati Prasetiawati
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 8, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.751 KB) | DOI: 10.33087/dikdaya.v8i1.99

Abstract

Abstract: In the middle of globalization era and today’s modernization, the nation character and moral is one of the main many problems are facing by developing countries included Indonesia. Base on this, today’s social fact showed thadt the moral degradation has happened among Indonesian students. It became irony or our country continuation in the future and made writer interested in constructing all the integrated character education models and their relevance toward the effort that overcome moral degradation of Indonesian students. At the end of this writing is concluded that Integrated Character Education Models become important and relevant to be determined to overcome student moral degradation, it also the effort in creating strong student character to face life cgallenge in the future.Keywords: Integrated Character Education Model, Moral Degradation, Students
PEMBINAAN GURU SEKOLAH HARI MINGGU (SHM) DI GKE BALUKON KABUPATEN PULANG PISAU Silvia Rahmelia; Prasetiawati Prasetiawati; Agus Surya; Ventje Adri Politon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 6 No 3 (2023): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v6i3.3299

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan Program Studi Pendidikan Agama Kristen bertujuan untuk membina kompetensi guru Sekolah Hari Minggu (SHM) di GKE Balukon Desa Balukon Kabupaten Pulang Pisau. Guru SHM di GKE Balukon masih sangat terbatas dalam menguasai metode mengajar yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Guru yang bertugas realitanya jarang meluangkan waktu untuk mempersiapkan materi ajar dan metode mengajar yang akan digunakan, sehingga kegiatan yang dilakukan cenderung kurang mendalam pada pesan yang seharusnya disampaikan terkait firman Tuhan. Berdasarkan analisis situasi dan kondisi masyarakat dampingan, maka rumusan masalah penelitian meliputi 1) Bagaimana kompetensi guru Sekolah Hari Minggu (SHM) di GKE Balukon Desa Balukon Kabupaten Pulang Pisau?; 2) Bagaimana kegiatan pembinaan guru SHM dapat meningkatkan kompetensi guru SHM di GKE Balukon Desa Balukon Kabupaten Pulang Pisau? Melalui metode Participatory Action Reseacrh (PAR), tim merencanakan aksi kegiatan berupa pembinaan guru SHM di GKE Balukon. Hasil penelitian melalui observasi dan wawancara ditambah dengan kuesioner/angket terbuka, didapatkan hasil bahwa kompetensi guru SHM di GKE Balukon Desa Balukon Kabupaten Pulang Pisau masih lemah dalam aspek kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik. Kelemahan ini terlihat dari hasil observasi pada saat pembelajaran SHM dimana guru belum mampu menerapkan aktivitas penerapan/respon dari cerita Alkitab yang disampaikan. Untuk itu pembinaan yang dilakukan oleh tim berfokus pada kompetensi pedagogik. Dari hasil evaluasi, guru-guru SHM GKE Balukon mendapatkan pengetahuan baru terkait efektifitas pembelajaran berdasarkan tingkat perkembangan usia anak dan cara-cara baru dalam mengembangkan aktivitas penerapan/respon dari cerita Alkitab saat mengajar.