Dendy Ramadhan
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Kearifan Lokal Tepung Tawar Dalam Pembelajaran Agama Islam (Studi pada Masyarakat Melayu Pontianak) Dendy Ramadhan
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i1.2538

Abstract

Artikel ini membahas mengenai suatu kebiasaan masyarakat Melayu Pontianak salah satunya tepung tawar. Preservasi tradisi harus dijaga serta dapat diwariskan pada generasi muda. Kearifan lokal mengacu pada berbagai kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang dalam sebuah masyarakat yang dikenal, dipercayai, dan diakui sebagai elemen-elemen penting yang mampu mempertebal kohesi sosial diantara warga masyarakat serta salah satu ide dan gagasan yang diikuti oleh suatu komunitas setempat . Tepung tawar merupakan suatu rangkaian yang dilaksanakan ketika gunting rambut anak, pernikahan, khitanan, maupun mendirikan dan pindah rumah. Dari sini bisa dikaitkan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang menarasikan sebuah adat kebiasaan masyarakat melayu dalam pelaksanaan tepung tawar seperti tepung tawar badan, tepung tawar mayat, tepung tawar peralatan.  Temuan Penelitian adalah membuat sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Mengenai tepung tawar dimasukkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan tidak meninggalkan teori yang sudah ada. Kata kunci: Tepung Tawar, Kearifan Lokal, Pembelajaran Agama Islam