Rosmiyati Rosmiyati
Program Studi DIV Kebidanan Fakultas kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh konsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di desa pekon Ampai Kabupaten Pesawaran Eni Marliani; Rosmiyati Rosmiyati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i3.1900

Abstract

The effect of watermelon juice on blood pressure in elderly Backround : Hypertension or high blood pressure is a condition when blood flows through a blood vessel with a force greater than usual. Handling that besides pharmacological therapy is to use non-pharmacological therapy or complementary therapy. One preventive measure to reduce blood pressure is by consuming melon juice.Purpose: To know the effect of watermelon juice on blood pressure in elderlyMethod: A quantitative with a research design with a quasi-experimental approach. The population in this study were all elderly aged 50-65 years old. Sample 36 participants, divided by 2 groups (intervention and control) sampling technique used purposive sampling Data collection using observation sheets and data analysis used is the T-dependent test.Results : Finding of the average blood pressure systolic before administration of Melon Juice with mean 154 mmHg, with SD 6.13,  range 140-160 mmHg and the diastole range = 90-100. After consumption of Melon Juice is with mean of133 mmHg, with SD 5.88 the range of systole = 130-150 and diastole range of 90-100.Conclusion: There is an influence of the consumption of watermelon Juice to decrease blood pressure in the elderly (p-value 0,000 <0,05). Suggestions For the elderly and the community, and families, to apply herbal remedies to treat symptoms of hypertension, one of them consumes melon juice to reduce high blood pressure levels, so it can reduce the use of pharmacological drugs that have side effects.Keywords: Watermelon juice; Blood pressure;  Hypertension; ElderlyPendahuluan : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya.  Penyakit terbanyak pada usia lanjut berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 adalah hipertensi. dengan prevalensi 45,9% pada usia 55-64 tahun, 57,6% pada usia 65,74% dan 63,8% pada usia ≥ 75 tahun. Penanganan yang dapat dilakukan selain terapi farmakologis adalah dengan mempergunakan terapi non farmakologi atau terapi komplementer. Salah satu tindakan pencegahan untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan cara mengkonsumsi jus melon . Tujuan: Diketahui Pengaruh konsumsi jus melon terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Pekon Ampai Kabupaten Pesawaran tahun 2019.Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia usia 50-65 tahun dengan sampel 36 partisipan yang ddibagi kedalam 2 grup yaitu grup intervensi dan grup kontrol,  Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji  T-dependent.Hasil: didapatkan bahwa Distribusi frekuensi rata-rata tekanan darah sebelum pemberian Jus Melon adalah 154 mmHg, dengan SD 6.13, nilai sistole = 140-160 mmHg dan nilai diastole = 90-100. Distribusi frekuensi Rata-rata tekanan darah sesudah pemberian Jus Melon adalah 133 mmHg, dengan SD 5.88 nilai sistole = 130-150 dan diastole = 90-100.Simpulan : Ada pengaruh konsumsi Jus Melon terhadap penurunan tekanan darah pada lansia (p value 0,000 < 0,05). Saran Bagi lansia dan masyarakat, bagi masyarakat maupun keluarga dapat menerapkan pengobatan herbal yang tepat untuk mengobati gejala hipertensi salah satunya mengkonsumsi jus melon agar menurunkan kadar tekanan darah tinggi, jadi bisa mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya.