Muslim Leorima
Rumah Sakit DKT Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan keaktifan kader dan dukungan keluarga dengan perilaku ibu membawa anak balita ke Posyandu di Desa Banding Agung Wilayah Kerja Puskesmas Pedada Kabupaten Pesawaran Tahun 2012 Muslim Leorima; Gunawan Irianto; Yulina Yulina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9502.755 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v7i2.127

Abstract

Pelayanan keperawatan sebagai indikator kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu faktor penentu citra ititusi pelayanan kesehatan di mata masyarakat. Salah satu indikator dari mutu pelayanan keperawatan itu adalah puasan pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan sien terhadap pelayanan keperawatan di Rumah Sakit DKT Bandar Lampung Tahun 2012. Desain penelitian Analitik ngan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini pasien yang menjalani rawat inap selama 3 hari atau di Rumah Sakit DKT Bandar Lampung pada bulan Januari 2013 sebanyak 34 orang. Analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian ada hubungan antara dimensi tangible pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien -value = 0,049, OR 5,625). Ada hubungan antara dimensi empati pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien (plue 05001, OR 23,375). Tidak Ada hubungan antara dimensi cepat tanggap pelayanan keperawatan dengan puasan pasien (p-value = 0,383, OR 2,450). Ada hubungan antara dimensi keandalan pelayanan keperawatan dengan puasan pasien (p-value = 0,017, OR 7,700). Ada hubungan antara dimensi kepastian pelayanan keperawatan dengan puasan pasien di RS DKT Bandar Lampung Tahun 2012 (p-value = 0,020, OR 7,500). Saran untuk manajemen Imah Sakit perlu menetapkan kebijakan dan langkah untuk menangani keluhan pasien tentang perawat dengan ndekatan persuasif kepada para perawat melalui supervisi kepala ruang, dan pemberian reward untuk meningkatkan puasan pasienĀ