Cronic Kidney Desease sebagai suatu kerusakan ginjal dimana nilai dari GFR kurang dari 60 mL/min/1.73 m2 selama tiga bulan atau lebih. Hemodialisasebagai terapi pengganti untuk mengeluarkan sisa-sisametabolisme atau racun tertentu dari peredaran darah manusia seperti air,natrium,kalium,hidrogen,urea,kreatinin, dan zat-zat lain melalui membran semipermiabel sebagai pemisahdarah dan cairan dialisat pada ginjal buatan dimana terjadi proses difusi, osmosis dan ultra filtrasi. Hipotensi Intradialisis merupakan salah satu komplikasi dari proses intradialisis, kejadiannya 20–35 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan interdialisis dengan kejadian hipotensi intradialisis. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel 142 orang yaitu pasien hemodialisa dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Data yang dianalisis adalah kenaikan berat badan interdialisis sebagai variabel bebas. Dan data hipotensi intradialisis sebagai variabel terikat. Data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan program komputer. Analisis univariat ditampilkan dalam bentuk distribusi frekuensi dan secara bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini didapatkan kejadian hipotensi intradialisis sebesar 26.8 % (38 responden), analisis uji hipotesis dengan derajat kepercayaan CI 95 %. Uji statistik chi square p-value 0.005 < α =0.05, dengan OR 3,157 yang artinya kenaikan berat badan interdialisis > 6 % lebih besar tiga kali lipat beresiko terjadinya hipotensi intradialisis daripada kenaikan berat badan interdialisis < 6 %. Variabel independen dengan variabel dependen mempunyai hubungan bermakna. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan perawat lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan, terutama tentang kebutuhan cairan tubuh pasien dan masalah hipotensi intradialisis, serta meningkatkan keterampilan dalam penentuan berat badan kering yang tepat. Juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan variabel independen yang berbeda.