Tomy Suganda
Master Of Nursing Student, Faculty Of Nursing, Universitas Indonesia, Depok, West Java

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan kualitas dokumentasi keperawatan berbasis elektronik dan berbasis kertas: Study literature Tomy Suganda; Rr Tutik Sri Hariyati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.371 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v14i1.2085

Abstract

Paper‐based versus electronic‐based of health records in quality of nursing documentation: A literature review study.Background: Many technological developments in nursing services have emerged, one of them is electronic-based nursing documentation. The electronic nursing documentation has a good impact which increases the quality of service. But the readiness is still questionable.Purpose: Describing the quality comparison of electronic-based nursing documentation and paper-based nursing documentation.Method: This study uses a PRISMA literature review. Through the remote-lib.ui.ac.id database that is connected to various scientific publication pages such as, Scopus, Ebsco, PROQUEST Scholar-Articles with several key words such as electronic nursing documentation, nursing paper documentation, management information systems.Results: Electronic-based documentation has a higher level of quality documentation than paper-based documentation in terms of efficiency, effectiveness, patient focus and timeliness.Conclusion: Electronic-based documentation offers the optimization of nursing care, effective and efficient documentation, integrated nursing care and cost-effective through (paperless). Strong support from hospital institutions, organizations and government at the beginning of the nurse adaptation system and process is a challenge so that the application of electronic nursing documentation is realized properly.Keywords: Paper‐based; Electronic‐based; Health records; Quality; Nursing documentation.Pendahuluan: Pengembangan teknologi dalam pelayanan keperawatan banyak bermunculan, salah satunya dokumentasi keperawatan berbasis elektronik. Dokumentasi keperawatan elektronik memberikan dampak baik yang luarannya meningkatkan kualitas pelayanan. Namun kesiapan masih dipertanyakan.Tujuan: Menggambarkan perbandingan kualitas dokumentasi keperawatan berbasis elektronik dan dokumentasi keperawatan berbasis kertas.Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka PRISMA. Melalui Database remote-lib.ui.ac.id yang terhubung dengan berbagai macam laman publikasi ilmiah seperti, Scopus, Ebsco, PROQUEST, Scholar-Artikel dengan beberapa kata kunci seperti dokumentasi keperawatan elektronik, dokumentasi keperawatan kertas, sistem informasi manajemen.Hasil: Dokumentasi berbasis elektronik memiliki tingkat kualitas dokumentasi lebih dibandingkan dokumentasi berbasis kertas secara efesiensi, efektifitas, fokus pada pasien maupun ketepatan waktu.Simpulan: Dokumentasi berbasis elektronik menawarkan keoptimalan melakukan asuhan keperawatan, dokumentasi efektif dan efesien, asuhan keperawatan terintegrasi serta cost-effective melalui (paperless). Dukungan kuat dari institusi rumah sakit, organisasi maupun pemerintah dalam permulaan sistem dan proses adaptasi perawat menjadi tantangan, agar penerapan dokumentasi keperawatan elektronik terealisasi dengan baik.
Penerapan Training Need Analysis dalam Penyusunan Kurikulum Pelatihan Kompetensi Nursing Informatics Kepala Ruangan Tomy Suganda; Hanny Handiyani; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.887

Abstract

Kompetensi Nursing Informatic sangat penting bagi kepala ruangan, dan akan menjadi lebih penting lagi di masa depan sehingga perlu dipertimbangkan adanya perencanaan strategis tentang peningkatan kompetensi manajemen kepala ruangan khususnya dalam kompetensi Nursing Informatics.  Studi ini bertujuan untuk menerapkan Training Needs Analysis (TNA) dalam menyusun kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruangan. Studi dilakukan pada bulan September sampai November 2020. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan survei dengan perubahan berencana melalui metode pendekatan action research. Metode pendekatan action research terdiri dari lima tahapan yaitu identifikasi (diagnosis) masalah, analisis, umpan balik, tindakan dan evaluasi. TNA survey menggambarkan 78% kemampuan computer literacy kepala ruangan kurang, 77% kemampuan informatics literacy kepala ruangan kurang, 72% kemampuan informatics management skilss kepala ruangan kurang. Berdasarkan TNA survey tersebut, didapatkan hasil interprestasi level nursing informatics competencies dengan 17 kepala ruangan memiliki skor NIC yang baik dan 58 kepala ruangan  memiliki skor nursing informatics competencies yang kurang.  Kurikulum pelatihan kompetensi kepala ruang adalah acuan dalam perencanaan pelaksanaan pendidikan berkelanjutan kepala ruangan. Pada masa ilmu pengetahuan dan teknologi berubah setiap hari, penting bagi kepala ruangan untuk upgrade dan up-to-date dalam informasi, penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruang adalah salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut. TNA dapat diterapkan dalam penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruangan. TNA memberikan gambaran tentang tingkat kompetensi nursing informatics kepala ruangan sehingga penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics didasarkan pada data dan tujuan atas keterbutuhan kompetensi yang perlu ditingkatkan.