Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Alat Hitung Berbasis Angka Braille, Cube’s Sebagai Alternatif Baru Dalam Pembelajaran Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Tuna Netra) Nani Pratiwi
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 3 No 1 (2022): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v3i1.234

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah mendeskripsikan desain alat hitung berbasis angka braille, cube’s sebagai alternatif baru dalam pembelajaran matematika untuk anak berkebutuhan khusus (tunanetra). Dan mengetahui respon siswa terhadap produk yang berupa alat hitung berbasis angka braille, cube’s untuk anak berkebutuhan khusus (tunanetra) yang valid dan praktis. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4-D. Tahapan yang ada pada 4-D adalah define, design, development, dan desseminate. Alat hitung berbasis angka braille, cube’s telah dibuat kemudian divalidasi oleh tim ahli untuk selanjutnya diujicobakan pada siswa tunanetra untuk mengetahui tingkat kelayakan alat hitung berdasarkan aspek-aspek yang telah ditentukan. Hasil analisis dari validasi desain media didapatkan persentase sebesar 83,00% dan dalam kategori baik sedangkan respon siswa pada uji coba menunjukkan rata-rata persentase sebesar 89,64% (sangat baik). Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa desain alat hitung berbasis angka braille, cube’s ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus jurusan A yakni anak penyandang tunanetra. Penelitian ini memperkuat adanya desain alat yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mendukung pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus.
Pengaruh Social Distancing terhadap Perekonomian Usaha Mikro Kecil Menengah di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta Elly Nur Fatimah; Destiana Ningrum Sari; Nani Pratiwi; Mia Nur Insani; Desty Nur Reno Nuzullul Lesty Asih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.229 KB)

Abstract

Penerapan social distancing akibat adanya pandmei Covid-19menjadi pengaruh tersendiri bagi masyarakat dengan perekonomianUMKM di Indonesia salah satunya di lingkungan UniversitasMuhammadiyah Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah: 1)Menjelaskan pengaruh social distancing terhadap perekonomianUMKM di lingkungan UMS, 2) Menjelaskan bagaimana pengaruhperubahan perilaku konsumen ditengah pandemi Covid-19 terhadapperekonomian UMKM di lingkungan UMS Penelitian ini merupakanjenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisiskuantitatif. Penelitian ini menggunakan sebanyak 30% dari totalresponden.Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknikconvenience sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa omsetUMKM sebelum pandemi yang stabil memiliki nilai 55.1%. OmsetUMKM selama pandemi yang tetap memiliki nilai 95.9%. Sebelumpandemi UMKM yang memiliki karyawan memiliki nilai 81.6%.Selama pandemi UMKM yang menggunakan strategi online,memberikan jenis pelayanan tambahan, dan memaksimalkanpenjualan online memiliki nilai 71.4%, 44%, dan 60%. Penjualanonline tidak dapat membantu UMKM dalam mengatasipermasalahan selama pandemi Covid-19 memiliki nilai 52%.Penurunan daya beli konsumen dan pengurangan modal UMKMselama pandemi Covid-19 memiliki nilai 98% dan 84%. UMKM yangtermasuk sebagai penerima bantuan dari pemerintah memiliki nilai92%. Hal tersebut berarti penerapan social distancing sebagai upayamenghadapi pandemi telah membuat UMKM di sekitar UMSmengalami perubahan dan pelemahan. Saran penelitian: 1) Parapelaku UMKM perlu memanfaatkan masa ini untuk meningkatkankeahlian yang dimiliki dan inovasi demi perkembangan bisnis kedepannya. 3) Pelaku usaha wajib memperbaiki proses bisnisnya. 3)Penelitian ini masih bisa dilanjutkan dalam jangka panjang denganpembahasan dengan topik pengaruh yang terjadi selama pandemiterhadap UMKM