Didi Nuryadin
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011-2020 Fifi Daniati Alayda; Jamzani Sodik; Didi Nuryadin
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2022): May
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i6.106

Abstract

Salah satu tolak ukur pembangunan manusia dapat dinilai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB per kapita, investasi, dan belanja pemerintah bidang kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2020. Data penelitian ini menggunakan data sekunder dari BPS untuk data PDRB per kapita, investasi, dan indeks pembangunan manusia, serta data sekunder dari Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK) untuk data belanja pemerintah bidang kesehatan. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah pada periode 2011-2020. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara PDRB per kapita, investasi, dan belanja pemerintah bidang kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sedangkan secara parsial PDRB per kapita, investasi, dan belanja pemerintah bidang kesehatan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2020.
DETERMINAN KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN KABUPATEN/KOTA DAN KETERKAITAN SPASIAL: (STUDI KASUS: D.I. YOGYAKARTA TAHUN 2013-2020) Lenti Canina Odelia Windi Ariesta; Jamzani Sodik; Didi Nuryadin
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2022): April
Publisher : PENERBIT LAFADZ JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i5.79

Abstract

Ketimpangan merupakan salah satu permasalahan umum yang dihadapi oleh negara berkembang tak terkecuali Indonesia. Tingginya ketimpangan distribusi pendapatan di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan bahwa pelaksanaan pembangunan ekonomi belum diikuti oleh pemerataan pendapatan setiap kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), jumlah penduduk, dan luas panen padi terhadap ketimpangan distribusi pendapatan dan mengetahui apakah terdapat keterkaitan spasial ketimpangan distribusi pendapatan antar wilayah. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapatkan dari BPS dengan menggunakan sampel sebanyak 5 Kabupaten/Kota Daerah Istimewa Yogyakarta pada periode 2013-2020. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi data panel dan regresi spasial data panel dengan pendekatan matriks distance inverse. Berdasarkan perbandingan nilai AIC, model analisis terbaik untuk digunakan adalah Common Effect Model (CEM). Pada uji efek spasial diketahui bahwa tidak ada keterkaitan spasial pada data ketimpangan distribusi pendapatan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan luas panen padi berpengaruh poitif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Sedangkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan.