Lidya Aryanti
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN, KONSUMSI JAJAN SEHAT DAN PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT DENGAN KEJADIAN HEPATITIS A PADA SISWA DI MADRASAH ALIYAH RAUDHATUL HUDA AL ISLAMI KABUPATEN PESAWARAN Lidya Aryanti; Eka Trismiyana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.749 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i2.222

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual yang terbukti meningkatkan HIV / AIDS. Dengan semakin cerdasnya angka-angka HIV / AIDS melalui hubungan seksual salah satu upaya deteksi dini untuk mengetahui status seseorang sudah menyentuh HIV melalui kegiatan Voluntary Counseling and Test (VCT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan IMS tentang penyakit IMS dan klinik VCT dengan menggunakan VCT di Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung Tahun 2016.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya semua penderita IMS yang datang berobat ke Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung tahun 2016 yang dihadapi 683 orang. Sampel penelitian untuk 57 orang yang datang pada bulan Desember 2015 sampai Januari 2016. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi Square.Hasil: Dalam penelitian diperoleh pengetahuan tentang IMS tentang penyakit IMS dan Klinik VCT dalam kategori baik sebesar 61,4%, pemanfaatan klinik VCT sebesar 70,2%. Hasil Uji Chi square diperoleh p-value = 0,971> 0,05 disensus tidak ada hubungan pengetahuan pasien IMS tentang penyakit IMS dan klinik VCT dengan VCT di Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung Tahun 2016. Saran penelitian ini agar Puskesmas Rawat Inap Simpur dapat meningkatkan sosialisasi VCT pada kelompok-kelompok beresiko tinggi tertular HIV / AIDS baik melalui penyuluhan maupun mobile VCT.