Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Diagram Kontrol Kadar Sitral dalam Minyak Sereh Dapur sebagai Jaminan Mutu Kestabilan Optimasi Alat GCMS Yusuf Habibi
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 3 No. 2 (2020): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol3.iss2.art6

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan control chart kadar sitral dalam minyak sereh dapur sebagai jaminan mutu kestabilan optimasi alat Gas Chromatography Mass Spectrometry (GCMS). Metode GCMS merupakah salah satu metode yang cukup umum digunakan dalam analisis kandungan senyawa citral pada minyak sereh. Secara umum, minyak sereh dapur mempunyai 2 senyawa khas sitral, yaitu cis-sitral didapatkan pada waktu retensi 8,69 menit dan trans-sitral diperoleh pada waktu  retensi 9,14 menit. Rata-rata kadar cis-sitral diperoleh 34,36% dan trans-sitral diperoleh 57,56%. Masing-masing cis-sitral dan trans-sitral masuk dalam rentang atas dan rentang bawah control chart selama 8 minggu. Hal ini menunjukkan bahwa optimasi alat GCMS dalam kondisi stabil.
Validasi Metoda Destruksi Basah dan Destruksi Kering pada Penentuan Logam Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) Dalam Tanaman Rumput Yusuf Habibi
Integrated Lab Journal Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ilj.2020.080103

Abstract

Telah dilakukan penelitian validasi metoda destruksi kering dan basah pada penentuan logam kadmium (Cd) dan timbal (Pb) dengan alat Spektrofotometer Serapan Atom. Validasi metoda didasarkan pada jaminan mutu sesuai SNI. Hasil validasi metoda menunjukkan bahwa metoda destruksi kering lebih valid dibanding metoda destruksi basah. Validitas ditunjukkan dengan nilai kadar logam yang optimal, nilai korelasi standar di atas 0,995, % RPD dibawah 10%, dan % R dalam rentang 85% - 115 %.
Pengaruh Berat Terhadap Luas Permukaan Hidrotalsit Dengan Metode BET dan t-PLOTE Yusuf Habibi
Integrated Lab Journal Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ilj.2021.090103

Abstract

An effect of mass to surface area in Hidrotalcite with BET and t-Plote methods  has been studied. Surface Area Analyser Novatouch LX-4 was used for this studied. In this studies there is variation of mass in Hidrotalcite 0,0703g; 0,0637g; 0,0504g and 0,0413g. From weigth of mass have a result surface area with BET methods Hidrotalcite 12,1605m2/g; 7,29699m2/g; 5,41373m2/g and 1,51093m2/g. T-Plote methods result mikropore area 10,0791m2/g; 17,2148m2/g; 20,9804m2/g and 29,7217m2/g. These results show that more ligth of the mass Hidrotalcite, surface area decreased, but the mikropore area increased.