Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RUANG KITA DAN RESILIENSINYA KINI DI TENGAH PANDEMI Yusfan Adeputra Yusran
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 13 No 1 (2021): Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.994 KB) | DOI: 10.33005/envirotek.v13i1.137

Abstract

This pandemic time has forced us to redefine the meaning of the space. There are many things that make us have to change the way we did in our daily lives. From how to dress, worship, eat at restaurants, queue to buy tickets, meetings, until when we return home after doing activities outside. This paper aims to provide an overview of the current crisis related to spatial experiences by reviewing current issues regarding the impact of the pandemic on architectural aspects and urbanism. Descriptively, interdisciplinary studies related to pandemics are discussed and juxtaposed by looking at several topics of local resilience in the Nusantara. The people of the Nusantara have various ways to survive, but it seems that the pandemic requires us to change our mindset about how architectural and city planning prioritizes health factors and is resilient to current conditions, because this is not the first time and (it seems) will repeat itself. And architecture cannot respond this alone.
PENERAPAN RUMAH TUMBUH PADA RUMAH TINGGAL DESA RANU PANI Sani Azmi; Lisa Dwi Wulandari; Yusfan Adeputra Yusran
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 1 (2024): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v8i1.5697

Abstract

Desa Ranu Pani merupakan desa enclave yang dikeliingi oleh lahan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dampaknya adalah pengembangan lahan yang sulit dilakukan oleh masyarakat yang mengandalkan pertanian ladang. Dari jumlah total luas lahan Desa Ranu Pani hanya kurang dari 2% lahan pemukiman. Penduduk yang bertambah namun lahan pemukiman yang tersedia semakin berkurang. Penerapan rumah tumbuh menjadi solusi bagi masyarakat untuk mencapai hunian impian namun dengan pembangunan yang bertahap. Sebagai desa Tengger yang memiliki ciri khas arsitektur tersendiri, penelitian ini menjadi menarik tentang bagaimana masyarakat mengembangkan hunian namun tetap memenuhi kebutuhan dasar dan tetap menyesuaikan kearifan lokal. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan mengambil sampel yang relevan. Hasil dari penelitian ini menyebutkan terdapat dua jenis rumah tumbuh yang ada. konsep rumah tumbuh vertikal bagi rumah yang memiliki lahan sempit dan konsep rumah tumbuh horizontal bagi rumah yang memiiki pekarangan dan plataran luas..