Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PhET Simulation sebagai Alternatif Media Pembelajaran Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Ara Septiana; Leah Afifah; Tian Kusumawati
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2021): DIDAKTIS 6: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2021
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapidly growing world of technology and information can provide an alternative for educators to use various learning media, one of which is Physics Education Technology (PhET). The purpose of writing this article describes PhET Simulations as an alternative learning medium for elementary school students, especially Natural Science subjects. The writing of this article uses qualitative methods with literature study techniques, namely literature research through the collection of verbal data such as articles, books, and various other scientific literature. The collected data is then analyzed inductively. PhET Simulations is an interactive simulation that can help learners understand abstract concepts in Natural Science lessons. PhET Simulations as an alternative to learning media can effectively be used to assist educators and learners in learning material and also Natural Science practicums that are abstract. By using PhET Silmulations, learners will be actively involved in the learning process, so that the material learned becomes more interesting and makes it easier for students to understand the material learned.
Upaya Sekolah dalam Menanamkan Nilai Karakter Untuk Pencegahan 3 Dosa Besar Dunia Pendidikan Ara Septiana; Leah Afifah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter pada saat ini khususnya dalam dunia pendidikan masih sangat kurang. Minimnya pendidikan karakter terlihat pada kejahatan yang dilakukan oleh siswa sekolah dasar, yang biasanya lebih dipengaruhi oleh kondisi kognitif dan lingkungan daripada perkembangan karakter mereka. Dewasa ini, banyak sekali perilaku buruk yang terjadi. Nadiem Makarim yang merupakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, saat ini mengungkapkan bahwa dunia pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami tantangan besar dengan adanya “tiga dosa besar”. Tiga dosa besar adalah bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi. Dari ketiga hal tersebut dapat menjadi kendala untuk menciptakan lingkungan belajar yang baik. Hasil penelitian menyatakan bahwa upaya yang dilakukan pihak sekolah dengan melaksanakan pembiasaan dan program kerja yang dimiliki sekolah serta strategi sekolah dalam menghadapi pemecahan masalah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif interaktif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi. Selain itu, metode analisis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.