Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan di kelas IV SD Negeri Putat Jaya Surabaya yaitu: (1) sikap toleransi siswa masih rendah; (2) proses pembelajaran PKN masih berlangsung secara klasikal (Teacher Center); dan (3) kurangnya pemanfaatan model/metode pembelajaran. Dengan demikian tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mendeskripsikan bagaimana aktivitas siswa dalam pembelajaran sikap toleransi keragaman suku bangsa dan budaya dengan penerapan metode role playing; dan (2) untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan sikap toleransi siswa kelas IV dengan penerapan metode role playing dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan MC. Taggart yang dilakukan selama dua siklus yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri Putat Jaya Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu: (1) lembar observasi; dan (2) angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara umum aktivitas siswa kelas IV dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan mengenai sikap toleransi keragaman suku bangsa dan budaya mengalami perkembagan positif. Hal ini didasarkan pada rata-rata aktivitas siswa pada siklus I yaitu 56persen dan pada siklus II menungkat menjadi 90 persen ; dan (2) secara umum peningkatan sikap toleransi keragaman suku bangsa dan budaya siswa kelas IV dengan menggunakan metode role playing dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan mengalami perembangan positif. Hal ini didasarkan pada data N-Gain pada siklus I yaitu o,38 dan pada siklus II meningkat menjadi 0,58. Adapun data persentase ketuntasan yang diperoleh pada siklus I yaitu 86 persen , setelah melakukan refleksi dan menindaklanjuti pada siklus II meningkat sangat baik menjadi 100 persen.