Azhari Muslim
Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Tnjungkarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN JUMLAH LEKOSIT DENGAN KADAR MIKROALBUMIN URIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Azhari Muslim
Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.703 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v10i1.333

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang tidak ditularkan dan sering ditemukan di seluruh dunia. Peningkatan insidensi diabetes melitus akan meningkatkan insidensi komplikasi akibat diabetes tersebut. Nefropati diabetika adalah komplikasi diabetes mellitus pada ginjal yang dapat berakhir sebagai gagal ginjal. Mikroalbuminuria merupakan penanda awal nefropati dan peningkatan jumlah lekosit memprediksikan gangguan fungsi insulin dan berkembangnya diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jumlah lekosit pada penderita diabetes melitus.menggambarkan kadar mikroalbumin urin pada penderita diabetes melitus serta mengetahui adanya hubungan antara jumlah lekosit dengan kadar mikroalbumin urin pada penderita diabetes melitus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian belah lintang yang bersifat observasional. Besar sampel yang dibutuhkan minimal 36 responden. Variabel bebas penelitian adalah jumlah lekosit sedangkan variabel tergantung adalah mikroalbumin urin. Analisis univariat dengan rerata dan simpangan baku. Uji Korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara jumlah lekosit dengan kadar mikroalbumin urin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara jumlah lekosit dan kadar mikroalbumin urin terdapat korelasi dengan p –value = 0,000. Koefisien korelasi yaitu r = 0,558 berarti terdapat hubungan yang kuat antara jumlah lekosit dengan kadar mikroalbumin urin, sehingga didapatkan nilai prediktif dan diagnostik. Simpulan penelitian ini adalah ada korelasi antara jumlah lekosit dengan kadar mikroalbumin urin pada penderita diabetes melitus. Saran dalam penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut sehingga didapatkan alternatif pemeriksaan untuk memprediksi terjadinya mikroalbuminuria.