Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) OLEH BIDAN DI BAKAUHENI Diana Meti
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.027 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i2.568

Abstract

Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) khususnya di wilayah kerja Puskesmas Bakauheni Desa Bakauheni mulai berjalan pada awal 2008. Berdasarkan survey yang diperoleh dari data PWS KIA Puskesmas Bakauheni di wilayah kerja Puskesmas Bakauheni tahun 2011 masih terdapat 3 Angka kematian Ibu (AKI), kematian neonatus 10  dan 3 Angka Kematian Bayi (AKB).Tujuan untuk mengetahui Gambaran  pelaksanaan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) oleh bidan di wilayah kerja Puskesmas Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan tahun 2014.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua bidan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan tahun 2014 yaitu berjumlah 13 orang bidan, Teknik sampling adalah Total sampling. Data yang dikumpulkan adalah data primer dengan alat ukur lembar observasi/ ceklist dan kuisioner dengan menggunakan tehnik observasi dan wawancara. Analisa yang digunakan   univariat menggunakan prosentase.  Hasil penelitian ini didapatkan dari 13 responden yang melaksanakan  pemeriksaan antenatal care sesuai P4K sebanyak 3 responden (23,1%), Persiapan persalinan sesuai P4K sebanyak 4 responden (30,8%), pemeriksaan kesehatan neonatal sesuai P4K sebanyak 4 responden (30,8%), pelaksanaan program stikerisasi P4K sebanyak 3 responden (23,1%). Dari keempat item pelaksanaan Program P4K belum ada responden yang melaksanakan seluruh Program P4K sesuai standar.Saran agar meningkatkan pelaksanaan P4K oleh bidan di wilayah kerjanya serta dapat memberikan bimbingan teknik kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat melaksanakan pelayanan kepada ibu hamil dan bayi sesuai dengan P4K.
PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA-TANDA PERSALINAN DI WILAYAH LAMPUNG UTARA Diana Meti
Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.613 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v12i2.603

Abstract

Persalinan memiliki resiko yang besar dimana akan mempengaruhi keselamatan ibu dan sang anak. Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengetahui terhadap adanya tanda-tanda persalinan, sehingga dapat mempersiapkannya dengan baik. Masalah dalam penelitian ini adalah masih terdapat ibu hamil primigravida 4,4% yang melahirkan di rumah dengan alasan bahwa tidak sempat datang ke tenaga kesehatan karena dalam keadaan sudah melahirkan dan pembukaan sudah lengkap.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil primigravida tentang tanda-tanda persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara Tahun 2015.Desain penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi adalah ibu primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara berjumlah 49 responden, selanjutnya sebagai sampel penelitian ditentukan dengan teknik total populasi. Data diperoleh dengan angket yang berisi kuesioner. Analisis univariat menggunakan prosentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwapengetahuan ibu hamil primigravida diWilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara tahun 2015, tentang pengeluaran pervaginam sebagian besar berpengetahuan kurang baik 46,9%. Pengetahuan ibu hamil primigravida tentang kontraksi sebagian besar berpengetahuan kurang baik 53,1%. Saran bagi Bidan Desa agar dapatmemberikan informasi yang selengkap-lengkapnya tentang bagaimana mengetahui terhadap adanya tanda-tanda akan dimulainya persalinan kepada ibu pada setiap kunjungan ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya, dan serta membagikan brosur dan pamflet yang berkaitan dengan penjelasan tentang pengenalan terhadap tanda-tanda persalinan.