Pre eklamsia merupakan penyebab kematian ibu terbesar saat ini.Hal ini disebabkan oleh banyak komplikasi yang terjadi pada ibu akibat pre eklamsia tersebut.Penyakit ini ditandai dengan hypertensi, proteinuri dan oudema.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia.Penelitian ini merupakan penelitian analitik pendekatan Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen ibu bersalin tahun 2018 dengan sampel sebanyak 148 dokumen ibu bersalin dengan kasus preeklampsia berjumlah 74 dan kasus kontrol yang bukan preeklampsia 74. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling.Data yang diambil adalah data sekunder (rekam medik), alat pengumpulan berupa cheklist.Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian preeklampsia (p value= 0,053), dan terdapat hubungan antara usia, riwayat hipertensi sebelum hamil, pendidikan, pekerjaan, kehamilan ganda, diabetes melitus, dan faktor keturunan hipertensi dalam keluarga dengan kejadian preeklampsia (p value< 0,05).Peneliti menyarankan agar petugas kesehatan khususnya bidan dapat melakukan deteksi dini preeklampsia, meningkatkan kualitas ANC sesuai standar, dan meningkatkan program promosi kesehatan khususnya mengenai faktor risiko preeklampsia.