Dewi Nur’aeni Setyowati
Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Budidaya Rumput Laut Pada Kedalaman Berbeda Nunik Cokrowati; Dewi Nur’aeni Setyowati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.119 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.225

Abstract

Abstract: Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki areal potensial untuk budidaya rumput laut seluas 35.000 Ha dengan produksi rumput laut pada tahun 2017 sebanyak 13,39 juta ton. Perairan Seriweh Kabupaten Lombok Timur merupakan perairan yang dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut dan menyumbang produksi rumput laut tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengintroduksi budidaya rumput laut dengan kedalaman yang berbeda untuk menghasilkan rendemen karaginan yang optimal. Harga rumput laut kering seharusnya ditetapkan berdasarkan rendemen karaginannya, namun hal tersebut belum berlaku di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Meskipun demikian pembudidaya harus tetap berusaha untuk memproduksi rumput laut dengan rendemen karaginan optimal.     Keywords: Kappaphycus alvarezii, produksi, kedalaman, harga, Nusa Tenggara Barat.
Introduksi Pemanfaatan Tumbuhan Air Laut Sebagai Bahan Alami Pemicu Pertumbuhan Rumput Laut Nunik Cokrowati; Nanda Diniarti; Dewi Nur’aeni Setyowati; Edi Sulman; Arziahningsih Arziahningsih; Rinto Basuki
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.643 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.374

Abstract

Abstract: Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengintroduksi pengetahuan masyarakat mengenai tumbuhan air laut yang dapat digunakan untuk memicu pertumbuhan rumput laut. Metode penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi secara langsung kepada masyarakat dalam bentuk ceramah dan menunjukkan secara langsung jenis-jenis tumbuhan air laut yang dapat digunakan uuntuk meningkatkan pertumbuhan rumput laut. Materi penyuluhan yang diberikan adalah jenis tumbuhan air laut yang dapat digunakan sebagai bahan pemicu tumbuh rumput laut dan cara aplikasinya. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Aula Kantor Kepala Desa Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat. Kegiatan praktek aplikasi ekstark tumbuhan air tersebut dilakukan langsung di lokasi budidaya rumput laut yaitu di perairan pantai Kertasari. Kegiatan ini dihadiri oleh pembudidaya rumput laut Desa Kertasari sejumlah 25 orang dan aparatur Desa serta perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat. Tumbuhan air yang memiliki zat pengatur tumbuh untuk rumput laut dan dapat dijumpai di perairan Kertasari adalah Sargassum sp, Ulva dan Tubinaria. Aplikasi penggunaan tumbuhan air tersebut di ajarkan kepada masyarakat secara langsung di lokasi budidaya rumput laut yaitu di pantai Kertasari. Tumbuhan laut tersebut di jadikan ektrak kasar dengan cara ditumbuk secara manual. Ektrak tersebut di rendamkan pada bibit rumput laut yang akan di tanam. Kesimpulan kegiatan ini adalah pengetahuan jenis tumbuhan laut yang memiliki zat pengatur tumbuh untuk rumput laut dan aplikasinya telah diintroduksi ke masyarakat pembudidaya rumput laut di Kertasari. Keywords: Pengetahuan, rumput laut, aplikasi, pembudidaya, Kertasari
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NAGA (Hyloceraus polyrhizus) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP KECERAHAN WARNA IKAN CUPANG (Betta sp.) Bayu Parikesit Wijaya Wijaya; Dewi Nur’aeni Setyowati; Dewi Putri Lestari
Journal of Fish Nutrition Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.243 KB) | DOI: 10.29303/jfn.v1i2.474

Abstract

Betta fish (Betta sp.) is one type of ornamental fish that has a fairly high price. Color is one of the parameters in determining the value of ornamental fish. Dragon fruit can be used as an alternative to improve the color quality of fish. This study aims to determine the effect of adding dragon fruit extract to artificial feed on the brightness of the color of betta fish and to conclude the appropriate dose of dragon fruit extract to increase the brightness of the color of betta fish. This research was conducted for 45 days starting from April – May 2021 at the Laboratory of Aquaculture Study Program, Faculty of Agriculture, University of Mataram. The method used is a Completely Randomized Design (CRD) experimental method with five treatments and ten replications, namely P0 (without the addition of dragon fruit extract), P1 (addition of dragon fruit extract 0.25%), P2 (addition of dragon fruit extract 0.50 %), P3 (addition of dragon fruit extract 1.00%), P4 (addition of dragon fruit extract 1.50%). The highest brightness level of Betta fish is at P4 with a value of 30.02 and the lowest is at P0 as much as 11.55%. The highest carotenoid content was at P4 with a value of 8.56 mol/g while the lowest carotenoid content was at P0 with a value of 2.54 mol/g.