Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAH LAKU AYAM KUB PADA PEMELIHARAAN SISTEM CLOSED HOUSE Iman Agus Sutanto
Tropical Animal Science Vol 3 No 2 (2021): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v3i2.748

Abstract

Ayam kampung merupakan salah satu komoditas peternakan yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Daging dan telurnya sangat bergizi bagi konsumen, dan kualitas dagingnya berbeda dengan ayam pedaging. Ayam kampung diidentikkan dengan ayam yang sehat karena dibudidayakan tanpa vaksin, bahan tambahan kimia (sintetis), dan mulai dari DOC (ayam umur sehari) hingga panen. dengan pemeliharaan yang sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan. Informasi tentang perilaku ayam KUB yang dipelihara secara intensif di kandang dan bebas masih sangat kurang. Oleh karena itu, diperlukan kajian tentang perilaku ayam KUB agar dapat berproduksi secara optimal. Tingkah laku dapat mewakili kondisi fisiologis, perasaan, dan respon ayam terhadap perubahan kondisi lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Kandang close house Balai Besar Pelatihan Peternakan Indonesia Kota Batu Jawa Timur. Penelitian menggunakan metode one zero sampling, pengamatan dilakukan pada pagi (08.00-09.00 WIB) dan sore hari (15.00-16.00 WIB) selama 7 hari. Populasi ayam KUB yang digunakan dalam penelitian ini adalah5 jantan dan 30 betina berumur 20 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas paling tinggi pada pagi hari adalah; aktivitas makan (21,8%), minum (19,6%), bertengger (17,8%), perawatan (16,4%) penggerak (14,4%), agonis (2,8%), kawin (2, 4%), eliminasi (2,6%), dan istirahat (2,2%), sedangkan aktivitas tertinggi pada sore hari adalah makan (21,4%), minum (20,2%), perawatan (12,4%) , penggerak (12,8%), bertengger (13,8%), agonis (2,8%), eliminasi (12,8%), istirahat (2,2%), dan kawin (1,6%). Disimpulkan bahwa ayam KUB umur 20 minggu secara keseluruhan menggambarkan perilaku perilaku untuk memenuhi tingkat kesejahteraannya dalam rangka persiapan produksi yang maksimal.