Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manusia adalah Ciptaan Gambar Allah Hance Randa
LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol 5, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Erikson-Tritt Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.382 KB) | DOI: 10.53827/lz.v5i1.57

Abstract

Humans are God's image, created differently from other God’s creations. Humans were created by God in a holy or holy state, meaning that humans were created by God without sin. Man's disobedience to God which gave birth to sin in man. Sin makes humans lose the holiness of God, so that all the descendants of Adam and Eve are called sinful humans. The presence of sin in man does not mean that God no longer cares about man. God still cares about humans because God loves humans very much. God's love is not affected by sin in man. God's love aims to save mankind from destruction and make man get eternal life when man believes in Jesus Christ as his personal Lord and Savior. AbstrakManusia adalah gambar Allah yang diciptakan berbeda dengan ciptaan Allah yang lain. Manusia diciptakan oleh Allah dalam keadaan kudus atau suci, artinya bahwa manusia diciptakan oleh Allah tanpa dosa. Ketidaktaan manusia kepada Allah yang melahirkan dosa dalam diri manusia. Dosa membuat manusia menjadi kehilangan kekudusan Allah, sehingga semua keturunan Adam dan Hawa disebut sebagai manusia berdosa. Kehadiran dosa dalam diri manusia tidak berarti bahwa Allah tidak lagi peduli dengan manusia. Allah tetap peduli dengan manusia karena Allah sangat mengasihi manusia. Kasih Allah tidak terpengaruh dengan dosa yang ada dalam diri manusia. Kasih Allah bertujuan untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan dan menjadikan manusia mendapatkan hidup yang kekal ketika manusia percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya