Jemy Ricardo Parera
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PAJAK DAERAH DI PROVINSI PAPUA Jemy Ricardo Parera
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 8 No 2 (2017): JEB Vol 8 Nomor 2 Januari 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.443 KB) | DOI: 10.55049/jeb.v8i2.53

Abstract

This study aims to determine how much the effectiveness of local taxes in the province of Papua This research was carried out in all areas of Papua. The data used in this study is secondary data obtained from Bank Indonesia and the Central Bureau of Statistics through internet facilities. Estimation, analysis in the study was carried out using annual data from 2012-2016. The data were analyzed using the effectiveness method. The results showed that knowing the level of effectiveness of Papua Province local tax revenues, to determine the factors that affect the level of Papua Province local tax revenues. The result of this study is that the growth of Papua Province regional tax revenues during the last five years has fluctuated, both targets and realizations. The highest growth occurred in 2012 at 48.53% and in 2016 it decreased to -6.32%. In the last five years, from 2012-2016 Papua Province regional tax revenues experienced a very good level of effectiveness or in other words Papua Province regional taxes were 90% effective. Where in 2014 was the highest achievement of 121.10% and in 2015 was the lowest achievement of 83.64%.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PAPUA Jemy Ricardo Parera
ark:/00000/jeb.v14i2
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v14i2.140

Abstract

Untuk mengetahui berapa besar belanja langsung dan belanja tidak langsung berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi, Untuk mengetahui berapabesar belanja langsung dan belanja tidak langsung berpengaruh terhadap tingkat IPM melalui pertumbuhan ekonomi, Untuk mengetahui berapa besar belanja langsung dan belanja tidak langsung berpengaruh terhadap gini ratio melalui pertumbuhan ekonomi. Untuk memenuhi tujuan penelitian serta menguji hipotesis yang telah ditetapkan maka analisis yang digunakan adalah path analysis untuk memudahkan dalam pengolahan data maka sebagai analisis yang digunakan dalam mengolah data tersebut adalah Program Amos Versi 22. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa : Hubungan langsung antara variebel belanja langsung terhadap pertumbuhan ekonomi menunjukkan korelasi positif namun tidak signifikan, Variabel belanja langsung berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, baik secara langsung maupun melalui variabel pertumbuhan ekonomi. Hasil menunjukkan bahwa belanja langsung pemerintah provinsi papua mempunya efek tidak langsung terhadap tingkat kemiskinan di daerah ini, Variabel belanja langsung mempunyai pengaruh positif terhadap peningkatan kinerja IPM, baik secara langsung maupun melalui variabel pertumbuhan ekonomi. Artinya, Korelasi antara belanja langsung terhadap ketimpangan regional menunjukkan hubungan positif, baik secara langsung maupun melalui variabel pertumbuhan ekonomi., Variabel belanja tidak langsung memiliki hubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi papua., Korelasi antara belanja tidak langsung terhadap tingkat kemiskinan di provinsi papua menunjukkan hubungan negative, baik secara langsung maupun melalui pertumbuhan ekonomi., Variabel belanja tidak langsung berkorelasi negatif terhadap kinerja IPM, baik secara langsung maupun melalui variabel pertumbuhan ekonomi., Selanjutnya, variabel belanja tidak langsung memiliki korelasi positif terhadap ketimpangan regional di daerah ini, baik secara langsung maupun melalui variabel intervening pertumbuhan ekonomi.
Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Penerimaan Daerah Di Kota Jayapura Jemy Ricardo Parera; Ayub Tanudy
ark:/00000/jeb.v15i1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v15i1.229

Abstract

Pengelolaan keuangan daerah yaitu berupa pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Menurut UU No.32 Tahun 2003 tentang pengertian APBD adalah sebagai rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD serta ditetapkan dalam peraturan Daerah (Perda). Pengelolaaan keuangan daerah dimulai dengan perencanaan/penyusunan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), yang kemudian disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan pendapatan daerah. Untuk meningkatkan akuntabilitas dan keleluasaan dalam pembelanjaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sumber-sumber penerimaan daerah yang potensial harus digali secara maksimal didalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satu unsur APBD adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semakin tinggi kewenangan keuangan yang dimiliki daerah, maka semakin tinggi peranan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam struktur keuangan daerah, begitu pula sebaliknya Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan semua penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku . Anggaran Daerah atau Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen kebijakan yang utama bagi pemerintah daerah. Besarnya nilai R 0.575 yang berarti bahwa 58 persen Pengaruh variabel penerimaan daerah dapat dijelaskan oleh variabel PAD untuk sisanya 42 persen dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Koefisien Determinasi (R2) adalah 0.33 yang berarti bahwa 33 persen Pengaruh variabel penerimaan daerah dapat dijelaskan oleh variabel PAD untuk sisanya 67 persen dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Besarnya nilai Adjusted R Square adalah 0.108 yang berarti bahwa 11 persen Pengaruh variabel penerimaan daerah dapat dijelaskan oleh variabel PAD untuk sisanya 89 persen dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini Besarnya nilai Konstanta( nilai a ) sebesar 1.63 , artinya apabila variable X ( PAD ) tidak mengalami perubahan maka nilai Y ( Pajak Daerah ) adalah sebesar 1.63
Analisis Biaya Produksi Dalam Penetapan Harga Jual Pada Usaha Keripik Yunika Di Kota Sorong Nurlela; Stelly Julia Macpal; Jemy Ricardo Parera
ark:/00000/jeb.v16i1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v16i1.245

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana biaya produksi dalam penetapan harga jual pada usaha keripik Yunika Di kota Sorong. Hasil penelitian diketahui bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan metode yang dilakukam oleh usaha keripik keladi Yunika memiliki perbedaan, dimana pemiliki hanya menggunakan estimasi untuk penetapan hanrga jual. Pada perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing lebih tinggi dibandingkan dengan perhitungan harga pokok produksi dengan metode usaha.Dengan menggunakan metode full costing semua biaya dirinci secara jelas, baik itu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.
Analisis Strategi Rekrutmen dan Seleksi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Gamalama Abepura Jemy Ricardo Parera; Yuyunita
ark:/00000/jeb.v17i1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v17i1.395

Abstract

Ada pun tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini sebagai berikut (1) Untuk Mengetahui dan Menganalisis Analisa Strategi Rekrutmen dan Seleksi Karyawan secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Gamalama Di Abepura., (2) Untuk Mengetahui dan Menganalisis Analisa Strategi Rekrutmen dan Seleksi Karyawan secara Parsial berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Gamalama Di Abepura, (3) Untuk Mengetahui dan Menganalisis variabel manakah diantara Strategi rekrutmen dan seleksi yang paling dominanan terhadap kinerja karyawanpada Hotel Gamalama Di Abepura.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data Strategi Rekrutmen dan Seleksi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Gamalama Abepura. Model Analisis yang digunakan adalah SPSS 17.0.dengan melihat pengaruh dan hasil sebagai berikut: (1) Untuk Mengetahui dan Menganalisis Analisa Strategi Rekrutmen dan Seleksi Karyawan secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Gamalama Di Abepura, (2) Untuk Mengetahui dan Menganalisis Analisa Strategi Rekrutmen dan Seleksi Karyawan secara Parsial berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Gamalama Di Abepura, (3) Untuk Mengetahui dan Menganalisis variabel manakah diantara Strategi rekrutmen dan seleksi yang paling dominan terhadap kinerja karyawan pada Hotel Gamalama Di Abepura. Hasil Penelitian di peroleh Hasil pengujian hipotesis (H1), diketahui bahwa secara simultan rekrutmen dan seleksi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hal ini yang berarti bahwa, rekrutmen dan seleksi mampu meningkatkan kinerja karyawan pada Hotel Gamalama di Abepura. Hasil pengujian hipotesis (H2), dapat disimpulkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara rekrutmen dan seleksi secara parsial terhadap kinerja karyawan, Hasil pengujian hipotesis (H3) menunjukan bahwa variabel rekrutmen berpengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, strategi dalam proses rekrutmen berdampak pada kinerja karyawan pada Hotel Gamalama di Abepura