I Gusti Putu Darmayuda
Universitas Budi Luhur, Jakarta - Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Simbolik Elemen-Elemen Lantai Teras Arupadhatu Candi Borobudur I Gusti Putu Darmayuda
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol 1, No 2 (2020): CARAKA : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.442 KB) | DOI: 10.25008/caraka.v1i2.45

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna simbolik elemen-elemen lantai teras Arupadhatu candi Borobudur menggunakan Semiotika Charles Sanders Peirce, dan Susanne Langger. Metode pendekatannya adalah kualitatif. Hasil penelitian adalah makna simbolis lantai teras Arupadhatu serta elemen-elemennya berdasarkan ajaran filosofis Buddha. Makna simbolik lantai teras Arupadhatu adalah unsur yang tak berwujud, merupakan simbol dari tahapan perjalanan spritual sang Buddha menuju kesempurnaan. Jalan menuju kesempurnaan disimbolkan dengan lantai teras melingkar bersusun tiga. Lantai teras lingkar terbawah adalah teras 7, lantai di atasnya teras 8. Di lantai teras 7 dan 8 terdapat stupa terawang belah ketupat, merupakan simbol dari jiwa yang masih terikat unsur-unsur pikiran dualisme. Di lantai teras 9 terdapat elemen stupa terawang bujur sangkar, merupakan simbol dari pencapaian keseimbangan jiwa, sehingga roh suci mampu masuk ke tahapan berikutnya menuju pencerahan tertinggi: sang roh suci berada di Alam kesunyata atau nirwana, terbebas dari ikatan reinkarnasi sesuai dengan tujuan utama ajaran Buddha. Perjalan akhir menuju ke-Buddhaan disimbolkan dengan elemen teras lantai 10, ditandai dengan elemen stupa Agung di puncak bangunan:  simbol dari alam semesta.